PELATIHAN PENGELOLAAN KELEMBAGAAN PETANI PEMAKAI AIR IRIGASI YANG BERKELANJUTAN PADA USAHATANI PADI SAWAH DI DESA JATI BALI KECAMATAN RANOMEETO BARATKABUPATEN KONAWE SELATAN

Authors

  • Munirwan Zani Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Halu Oleo University
  • Lukman Yunus Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Halu Oleo University
  • Yusriadin Yusriadin Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Halu Oleo University
  • Normal Bivariant Padangaran Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Halu Oleo University
  • Pertiwi Syarni Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Halu Oleo University
  • Rahayu Endah Purwanti Department of Agricultural Extension, Faculty of Agriculture, Halu Oleo University

Keywords:

Kelembagaan, Irigasi, Padi Sawah, Berkelanjutan

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kelembagaan petani pemakai air irigasi serta meningkatkan kemandirian kelompok dalam menghadapi tantangan seperti perubahan iklim, keterbatasan air, dan konflik antar pengguna serta memanfaatkan dan memelihara sumber daya air irigasi secara efisien. Kegiatan ini dilakukan dengan metode game experiment yakni eksperimen sosial yang didesain sebagai simulasi situasi riil yang dihadapi subjek, dalam hal ini petani. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan Game Experiment sangat efektif dalam menggambarkan perilaku kolektif petani dalam mengatur pemanfaatan air irigasi. Hasil simulasi memperlihatkan bahwa para petani cenderung memilih game III, yaitu mekanisme pengawasan sebagai strategi utama untuk memastikan distribusi air yang adil, efisien, dan berkelanjutan. Preferensi terhadap pengawasan ini muncul karena dianggap mampu meminimalkan konflik, mencegah penggunaan air yang berlebihan, serta memperkuat kepatuhan antaranggota kelompok. Pelatihan ini menegaskan bahwa keberlanjutan pengelolaan irigasi tidak hanya bergantung pada ketersediaan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan kelembagaan yang di dalamnya.

Kata Kunci: Kelembagaan; Irigasi; Padi Sawah; Berkelanjutan.

References

Andrews, J., Clark, M., Hillis, V., & Borgerhoff Mulder, M. (2024). The cultural evolution of collective property rights for sustainable resource governance. Nature Sustainability, 1-9.

Ali, M., Hosir, A., & Nurlina, N. (2017). Perbedaan Jumlah Bibit Per Lubang Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) dengan Menggunakan Metode SRI. Gontor AGROTECH Science Journal, 3(1), 1-21. https://doi.org/10.21111/agrotech.v3i1.898

Asian Development Bank (ADB). (2016). Indonesia Country Water Assessment. A. D. Bank.

Alaerts, G. (2020). Adaptive policy implementation: Process and impact of Indonesia’s national irrigation reform 1999–2018. World Development, 129, 104880.

Asian Development Bank (ADB). (2016). Indonesia Country Water Assessment. A. D. Bank. Attamimi, N. (2023). Petani di Kolaka Timur Dibacok Tetangga gegara Rebutan Air Irigasi Sawah. DetikCom. Retrieved 8 Maret 2024 from https://www.detik.com/sulsel/hukum dan-kriminal/d-7024326/petani-di-kolaka-timur-dibacok-tetangga-gegara-rebutan-air irigasi-sawah

Janssen, M.A., Anderies, J.M., Cardenas, J.C. (2011). Head-enders as stationary bandits in asymmetric commons: comparing irrigation experiments in the laboratory and the f ield. Ecol. Econ. 70, 1590–1598.

Janssen, M. A., & Anderies, J. M. (2012). A multi-method approach to study robustness of social ecological systems: the case of small-scale irrigation systems. Journal of Institutional Economics, 9(4), 427-447.

Ma'mun, S. R., Loch, A., & Young, M. (2021). Sustainable irrigation in Indonesia: a case study of Southeast Sulawesi Province. Land Use Policy, 111(105707). https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.landusepol.2021.105707

Mayasari, N., Batubara, M. M., & Kurniawan, R. (2020). Pengaruh Luas Lahan, Jarak Tanam Dan Teknologi Alsintan Pada Sistem Tanam Jajar Legowo Terhadap Produksi Padi Sawah Lebak Di Kelurahan Serasan Jaya Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin. Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 8(1), 34-40.

Otto, I. M., & Wechsung, F. (2014). The effects of rules and communication in a behavioral irrigation experiment with power asymmetries carried out in North China. Ecological Economics, 99, 10-20.

Suhardiman, D., & Giordano, M. (2014). Is there an alternative for irrigation reform? World Development, 57, 91-100.

Suhardiman, D. (2016). Linking irrigation development with the wider agrarian context: Everyday class politics in water distribution practices in rural Java. The Journal of Development Studies, 1-13.

Downloads

Published

2026-01-02

How to Cite

Zani, M., Yunus, L. ., Yusriadin, Y., Padangaran, N. B., Syarni, P., & Purwanti, R. E. (2026). PELATIHAN PENGELOLAAN KELEMBAGAAN PETANI PEMAKAI AIR IRIGASI YANG BERKELANJUTAN PADA USAHATANI PADI SAWAH DI DESA JATI BALI KECAMATAN RANOMEETO BARATKABUPATEN KONAWE SELATAN. J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(8), 2471–2484. Retrieved from https://bajangjournal.com/index.php/J-ABDI/article/view/11807