STASIUN CUACA MINI UNTUK PERTANIAN LAHAN KERING KEPULAUAN TERINTEGRASI IOT
Keywords:
Stasiun Cuaca Mini, Pertanian Presisi, IoT, Lahan Kering KepulauanAbstract
Kegiatan yang dilakukan ini adalah Pemberdayaan Masyaraka yang bertujuan untuk membangun sistem sensor terpadu yang akan diterapkan pada mitra berupa inovasi pertanian lahan kering kepulauan yang terintegrasi IoT. Dua buah prototype alat ukur untuk dua parameter ukur berbeda yaitu anemometer dan curah hujan yang terintegrasi IoT sebagai dasar inovasi. Sistem sensor yang dibangun dapat bekerja dengan baik, memiliki penyajian data yang konsisten dan real-time. Prototype anemometer yang dibangun memiliki tingkat presisi yang baik namun akurasi yang cukup rendah di mana koefisien deteminan berturut-turut R² = 9x10-6, R² = 0,1634, dan R² = 0,0239, dengan perentase perbedaan nilai relatif 21,29%, 25,14%, dan 25,46%. Prototype Tipping-Bucket Rain Gauge dalam pengukuran curah hujan memiliki akurasi pengukuran yang cukup baik dengan presentase akurasi pengukuran sebesar 95,55%.
References
Ai, S. N. 2010. “Pengujian Kandungan Klorofil Total, Klorofil a dan b, sebagai Indikator Cekaman Kekeringan pada Padi (Oryza sativa L.).” Jurnal Ilmiah Sains 10 (1): 86–30.
Fibriana, R., Y. S. Ginting, E. Ferdiansyah, dan S. Mubarak. 2018. “Analisis Besar atau Laju Evapotranspirasi pada Daerah Terbuka.” Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian 2 (2). Akses di: http://ojs.uma.ac.id/index.php/agrotekma.
Hochmuth, G. 2017. “Drip Irrigation.” Dalam A Guide to the Manufacture, Performance, and Potential of Plastics in Agriculture, 85–114. Amsterdam: Elsevier Ltd. https://doi.org/10.1016/B978-0-08-102170-5.00005-1.
Liu, K., J. Jhou, S. Wei, dan C. Chien. 2019. “Tipping Bucket Rain Gauge Performance Analysis Under Heavy Rainfall.” Advancements in Civil Engineering & Technology 3 (3). https://doi.org/10.31031/acet.2019.03.000564.
Mulyani, A., dan M. Sarwani. 2013. “Karakteristik dan Potensi Lahan Sub Optimal untuk Pengembangan Pertanian di Indonesia.” Jurnal Sumberdaya Lahan 7 (1): 47–55.
Rantelobo, K., H. F. J. Lami, A. C. Louk, B. Bernandus, dan T. Olviana. 2021. “Design Implementation of Wireless Multimedia Sensor Networks for Dryland Agriculture.” Journal of Physics: Conference Series 2017 (1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/2017/1/012013.
Sapei, A. 2006. Irigasi Tetes, 2006 ed. Bagian Teknik Tanah dan Air, Departemen Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB.
Sari, D. F. N. I. 2018. Perencanaan Kebutuhan Air dan Penjadwalan Irigasi Tetes pada Tanaman Apel Manalagi (Malus sylvestris) Menggunakan Software CropWatt 8.0 [Skripsi]. Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya.
Toruan, K. L. 2009. Automatic Weather Station (AWS) Berbasis Mikrokontroler. Universitas Indonesia.
Widiyono, W. 2019. Pendekatan Lanskap Ekosistem Embung untuk Pemanfaatan Air Irigasi di Lahan Beriklim Kering Nusa Tenggara Timur, 1st ed. Jakarta: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).







