PENINGKATAN PENGETAHUAN KELOMPOK PKK TENTANG PENGOLAHAN LIMBAH CANGKANG GONGGONG MENJADI PAKAN HEWAN
Keywords
Cangkang Gonggong, Pakan Hewan, Limbah, Desa PengujanAbstract
Kepulauan Riau merupakan daerah pesisir dengan luas laut 96% yang memiliki kekayaan hasil laut. Salah satu hasil lautnya adalah siput gonggong. Meningkatnya limbah cangkang gonggong di Desa Pengujan, Kabupaten Bintan, menimbulkan permasalahan lingkungan dan kesehatan masyarakat akibat pengelolaan limbah belum optimal. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dengan memberikan edukasi mengenai pengolahan limbah cangkang gonggong menjadi pakan hewan serta pemanfaatannya bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pendekatan yang diterapkan dalam kegiatan ini bersifat partisipatif, mencakup penyuluhan, diskusi kelompok, serta pelatihan praktik untuk mengubah tepung cangkang gonggong menjadi pakan ternak. Analisis data dilakukan melalui penerapan uji paired sample t-test. Hasil pengabdian mengindikasikan adanya peningkatan pengetahuan antara sebelum dan setelah pemberian edukasi, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (α < 0,05). Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan limbah cangkang gonggong menjadi pakan hewan yang berpotensi mendukung ekonomi rumah tangga yang keberlanjutan di lingkungan pesisir.
References
[1] Viana, D. F., D. A. Gill, G. Ahmadia, D. A. Andradi-Brown, A. Valdivia, N. J. Bennett, and C. D. Golden. “Sustainable-Use Marine Protected Areas Provide Co-Benefits to Human Nutrition.” One Earth 7, no. 10 (2024): 1762–1771.
[2] A’yuni, Q., A. Widiyanti, I. F. Ulfindrayani, Y. R. Prayogi, S. Arif, and A. F. L. Ningsih. “Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang sebagai Pakan Ternak Berkualitas di Desa Tambak Cemandi Sidoarjo.” Journal of Science and Social Development 2, no. 2 (2019): 61–69.
[3] Badan Pusat Statistik Kepulauan Riau, 2019.
[4] Supratman, O., and T. S. Syamsudin. “Karakteristik Habitat Siput Gonggong Strombus turturella di Ekosistem Padang Lamun.” Jurnal Kelautan Tropis 21, no. 2 (2018): 81–90.
[5] Ricky, M., L. W. Zen, and S. R. Tengku. “Kelimpahan dan Pemanfaatan Siput Gonggong (Strombus sp.) di Kampung Madong, Kelurahan Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang.” 2016
[6] Dody, S. “Pola Sebaran, Kondisi Habitat, dan Pemanfaatan Siput Gonggong (Strombus turturella) di Kepulauan Bangka Belitung.” Oseanologi dan Limnologi di Indonesia 37, no. 2 (2011): 339–353.
[7] Rosady, V. P., S. Astuty, and D. J. Prihadi. “Kelimpahan dan Kondisi Habitat Siput Gonggong (Strombus turturella) di Pesisir Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.” Jurnal Perikanan Kelautan 7, no. 2 (2016).
[8] Kurniasih, D., M. B. Rahmat, C. R. Handoko, and A. Z. Arfianto. “Pembuatan Pakan Ternak dari Limbah Cangkang Kerang di Desa Bulak Kenjeran Surabaya.” In Seminar Master PPNS, vol. 2, no. 1, 159–164. December 2017.
[9] Ryan, H. Pembuatan Karbon Aktif Berbahan Dasar Batubara Indonesia dengan Metode Aktivasi Fisika dan Karakteristiknya. Skripsi, Universitas Indonesia, Jakarta, 2008.
[10] Sembiring, S. “Sifat Kimia dan Fisik Tanah pada Areal Bekas Tambang Bauksit di Pulau Bintan, Riau.” Info Hutan 5, no. 2 (2008): 123–134.
[11] Handayani, L., and F. Syahputra. “Isolasi dan Karakterisasi Nanokalsium dari Cangkang Tiram (Crassostrea gigas).” JPHPi 20, no. 3 (2017): 515–523.
[12] Agustini, T. W., A. S. Fahmi, I. Widowati, and A. Sarwono. “Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Simping (Amusium pleuronectes) dalam Pembuatan Cookies Kaya Kalsium.” Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 14, no. 1 (2011).
[13] Stiawati, S. “Penyebarluasan Informasi Kesehatan (Penyuluhan) dengan Memberdayakan Sumber Daya Manusia yang Ada di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Basaan Tahun 2025.” Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) 1, no. 2 (2025): 346–351. [14] Jayantri, A. S., & Ridlo, M. A. Strategi Pengelolaan Sampah di Kawasan Pantai. Jurnal Kajian Ruang, (2021). 1(2).
[14] Jati, M., and C. Wulandarie. “Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Berbasis Multimedia dalam Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat tentang Pencegahan Demam Berdarah Dengue.” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 2026.
[15] Syafir, M. I., M. S. Saleh, M. Muslim, and S. Syamsuriah. “Metode Partisipatif dalam Meningkatkan Taraf Kesehatan Masyarakat.” Healthsense: Journal of Public Health Perspective 2 (2025): 8–14.
[16] Pakpahan, R. E. D., and H. Hodriani. “The Integrasi Pemberdayaan Perempuan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Ujung Serdang, Kabupaten Deli Serdang.” Jurnal Sosial Ekonomi dan Humaniora 11, no. 2 (2025): 127–136.







