PENGUATAN KOMPETENSI GURU MTs GENERASI EMAS MELALUI SOSIALISASI DAN PELATIHAN PERANCANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS DEEP LEARNING SEBAGAI PENDEKATAN PENGUATAN LITERASI
Keywords
Deep Learning, Penguatan Literasi, Kompetensi Guru, Perangkat PembelajaranAbstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru MTs Generasi Emas dalam memahami dan merancang pembelajaran berbasis deep learning sebagai pendekatan penguatan literasi. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan analisis kebutuhan, sosialisasi konsep deep learning, workshop perancangan pembelajaran, praktik penyusunan perangkat pembelajaran, pendampingan, presentasi hasil, dan evaluasi program. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan reflektif. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai konsep dan implementasi deep learning dalam pembelajaran. Setelah mengikuti kegiatan, terjadi peningkatan pemahaman guru terhadap konsep deep learning dengan skor rata-rata 4,58 dan pemahaman hubungan deep learning dengan literasi sebesar 4,62. Kemampuan guru dalam merancang pembelajaran berbasis deep learning memperoleh skor 4,47, sedangkan kemampuan menyusun asesmen autentik mencapai 4,35. Selain itu, 85% peserta berhasil menghasilkan rancangan perangkat pembelajaran dan 80% peserta menyelesaikan perangkat yang siap diimplementasikan di kelas. Tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan mencapai skor 4,75 dengan kategori sangat baik. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi pedagogis guru serta mendorong terbentuknya budaya belajar kolaboratif dan reflektif yang mendukung penguatan literasi di lingkungan madrasah.
References
[1] Darling-Hammond, L., & Cook-Harvey, C. M. (2018). Educating the Whole Child: Improving School Climate to Support Student Success. Learning Policy Institute.
[2] Fitroh, I. (2025). Deep Learning: Strategi Inovatif dalam Penguatan Literasi Sejarah Peserta Didik. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 4(3), 1973–1979. https://doi.org/10.31004/jpion.v4i3.680
[3] Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2017). Deep learning: Engage the world change the world. Corwin Press.
[4] Mahardika, Y., & Jaya, C. A. (2025). Persepsi Guru Terhadap Penerapan Deep Learning dalam Kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(3), 1123–1139. https://doi.org/10.56916/ejip.v4i3.1748
[5] Maziyah, E., Ribut Wahyu Eriyanti, & Arif Budi Wurianto. (2026). Pengembangan Model Pembelajaran Literasi dengan Pendekatan Deep Learning untuk Siswa SMP. ESTETIK: Jurnal Bahasa Indonesia, 9(1), 230–243. https://doi.org/10.29240/estetik.v9i1.16192
[6] Merriam, S. B., & Baumgartner, L. M. (2020). Learning in adulthood: A comprehensive guide. John Wiley & Sons.
[7] Nur Kharisma, Diva Erlina Septiani, Feby Suryaningsih, Mahdum, & Erlisnawati. (2025). Transformasi Pembelajaran Bermakna melalui Deep Learning: Kajian Literatur dalam Kerangka Kurikulum Merdeka. Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(3), 1895–1905. https://doi.org/10.61104/alz.v3i3.1462
[8] Ratri, S. Y., Wagiran, W., Riyadi, A., Firdaus, F. M., & Delosa, J. (2026). Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) dalam Pendidikan Indonesia: Tinjauan Sistematis Teori dan Praktik. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(2), 176–191. https://doi.org/10.58706/jipp.v4n2.p176-191
[9] Sunra, L., Amaliah, S., Talib, A., Radhiyani, F., & Muhayyang, M. (2025). WORKSHOP DEEP LEARNING BAGI GURU SMA: Menciptakan Pembelajaran Berkesadaran, Bermakna dan Menyenangkan. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 118-128.
[10] Supyana, Gita. (2025). Peran Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Dalam Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Dan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Journal Sultra Elementary School, 6(2), 1275-1285. https://doi.org/10.64690/jses.v6i2.481
[11] Susrawan, I. N. A., Sari, R. W., & Erawan, D. G. B. (2025). Integrasi Tri Hita Karana untuk meningkatkan mindfulness berkomunikasi siswa. Journal of Innovation Research and Knowledge, 5(3), 2675–2682.
[12] Wedasuwari, I. A. M., Susrawan, I. N. A., Putra, I. K. W., Laksmi, N. N. A. T., & Pinatih, N. L. E. P. (2024). Digital-based literary appreciation teaching materials to strengthen students' communicative and collaborative character. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 13(2), 249–257.
[13] Wiratama, R., Norruzzaini, A., & Yonisa, T. (2025). Eksplorasi persepsi guru terhadap pembelajaran mendalam (deep learning approach) di madrasah ibtidaiyah: Studi deskriptif kualitatif. Jurnal Ilmiah PENDAS: Primary Educational Journal. https://doi.org/10.29303/jcwj1j85
[14] Zulkarnain, W., Prestiadi, D., Nurabadi, A., Masytho, A., Ubaidillah, E., Saptiningtyas, R. O., & Arrahmah, O. V. (2026). Penguatan Kemampuan Guru dalam Pembuatan Bahan Ajar Digital dan Asesmen Pembelajaran melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(1), 20-28.








