PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN ECO-ENZYME SEBAGAI SOLUSI PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK DI DUSUN MALOLO, KABUPATEN MAMUJU

  • Ardi Ardi Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Muhammadiyah Mamuju, Indonesia
  • Riska Aulia Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Muhammadiyah Mamuju, Indonesia
  • Putri Laela Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Muhammadiyah Mamuju, Indonesia
  • Putri Indah Sari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Mamuju, Indonesia
  • Mirna Sari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Mamuju, Indonesia
  • Haryanto Asri Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Muhammadiyah Mamuju, Indonesia

Keywords

Eco-Enzyme, Limbah Organik, Pemberdayaan Masyarakat, Dusun Malolo, Ibu Rumah Tangga

Abstract

Sampah organik rumah tangga di pedesaan Sulawesi Barat umumnya belum dikelola secara sistematis, termasuk di Dusun Malolo, Kabupaten Mamuju. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lingkungan ibu rumah tangga melalui pelatihan pembuatan eco-enzyme sebagai solusi pengolahan limbah organik. Pendekatan partisipatif diterapkan selama empat bulan, mencakup sosialisasi, pelatihan praktik, pendampingan, dan evaluasi. Hasil evaluasi terhadap 18 peserta menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 47,2 menjadi 82,6 (gain 74,9%) dengan seluruh peserta mengalami peningkatan; 85% peserta mampu memproduksi eco-enzyme secara mandiri dan 80% berkomitmen melanjutkan produksi di rumah. Pemantauan empat minggu pasca pelatihan menunjukkan 77,8% peserta tetap aktif berproduksi dan 83,3% memilah sampah organik dari sumber. Kegiatan ini melahirkan kelompok pelopor lingkungan “Malolo Eco Green” beranggotakan 18 ibu rumah tangga. Pendekatan edukatif-partisipatif berbasis praktik terbukti efektif memberdayakan ibu rumah tangga dalam pengelolaan limbah organik dan berpotensi direplikasi di desa lain di Kabupaten Mamuju.

References

[1]. G. Widjaja dan S. L. Gunawan, “Dampak sampah limbah rumah tangga terhadap kesehatan lingkungan,” Zahra: Journal of Health and Medical Research, vol. 2, no. 4, hlm. 266–275, 2022.

[2]. J. L. Lingga, M. Yuana, N. A. Sari, H. N. Syahida, C. Sitorus, dan Shahron, “Sampah di Indonesia: tantangan dan solusi menuju perubahan positif,” Innovative: Journal of Social Science Research, vol. 4, no. 4, hlm. 12235–12247, 2024.

[3]. F. Wakano, “Potensi eco-enzyme dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman,” Jurnal Gallus-Gallus, vol. 2, no. 3, hlm. 38–44, 2024.

[4]. A. Nafilah, R. Pratiwi, dan F. Mahendra, “Making a multi-purpose liquid (eco-enzyme) as an alternative for processing household organic waste and reviewing its benefits,” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kreatif, vol. 2, no. 2, hlm. 65–71, 2024, doi: 10.26623/jpk.v2i2.9832.

[5]. N. Devi dan Y. Stiadi, “Eco enzyme utilization for household waste management and sanitation improvement,” Jurnal Abdi Berkelanjutan, vol. 5, no. 3, hlm. 214–223, 2025.

[6]. I. A. P. S. Purnamawati, P. A. S. Laksmi, dan N. N. Suriani, “Implementasi konsep ekonomi sirkular melalui produksi eco-enzim dalam pengelolaan sampah sisa makanan di Desa Mambal,” Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 3, no. 1, hlm. 11–18, 2024, doi: 10.38142/ahjpm.v3i1.993.

[7]. R. A. Arista et al., “Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan eco enzyme sebagai solusi inovatif pengelolaan sampah organik berkelanjutan,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, vol. 4, no. 2, hlm. 1327–1337, 2025, doi: 10.58266/jpmb.v4i2.634.

[8]. M. Miterianifa dan M. F. Mawarni, “Penerapan model pembelajaran literasi lingkungan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lingkungan,” Jurnal Sains dan Edukasi Sains, vol. 7, no. 1, hlm. 68–73, 2024, doi: 10.24246/juses.v7i1p68-73.

[9]. S. T. Zulaikhah dan J. W. Wibowo, “Pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah organik menjadi eco enzim di Pucang Gading Mranggen Demak,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran (Abdimasku), vol. 4, no. 2, hlm. 58–66, 2025, doi: 10.30659/abdimasku.4.2.58-66.

[10]. D. Purwaningsih, K. S. Budiasih, M. I. Fahmi, H. K. Indriyani, dan W. M. M. Hikam, “Pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular dan produksi ecoenzyme di Nanggulan, Kulon Progo,” Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA, vol. 10, no. 1, 2026.

2026-07-01