PENDAMPINGAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT SUMATERA UTARA BERBASIS ETNOSAINS UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN KELUARGA KELOMPOK IBU-IBU PKK DI PERCUT SEI TUAN

  • Dina Handayani Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan
  • Ahmad Shafwan Pulungan Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan
  • Ummu Haniyyah Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan
  • Finga Fitri Amanda Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan
  • Sanimah Sanimah Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan
  • Imelda Wardani Br Rambe Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan

Keywords

Tanaman Obat, Etnosains, PKK, Kesehatan Keluarga, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

Pemanfaatan tanaman obat merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat Sumatera Utara yang berpotensi mendukung peningkatan kesehatan keluarga. Namun, pemanfaatannya di tingkat rumah tangga masih dilakukan secara konvensional dan belum didukung pemahaman etnosains yang memadai, sehingga penggunaannya belum optimal. Ibu-ibu PKK di Kecamatan Percut Sei Tuan memiliki peran penting dalam pemberdayaan kesehatan keluarga, tetapi masih memerlukan pendampingan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan tanaman obat berbasis etnosains. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pemetaan tanaman obat lokal, penyusunan modul pendampingan, pelaksanaan pelatihan dan praktik, serta evaluasi kegiatan. Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya kemampuan peserta dalam mengenali, mengolah, dan memanfaatkan tanaman obat secara aman dan tepat, tersedianya modul pendampingan berbasis etnosains, serta terwujudnya praktik pemanfaatan tanaman obat yang berkelanjutan untuk mendukung kesehatan keluarga.

References

[1] Badan Pusat Statistik Kabupaten Deli Serdang. Kecamatan Percut Sei Tuan Dalam Angka 2025. Lubuk Pakam: Badan Pusat Statistik Kabupaten Deli Serdang, 2025.

[2] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2017.

[3] Nurjanah, Siti, et al. “Preservation of Local Wisdom through Ethnoscience-Based Education.” Jurnal Pendidikan IPA Indonesia 12, no. 2 (2023): 215–224.

[4] Pratiwi, D., dan N. Nugraheni. “Community Empowerment through Family Medicinal Plants Program.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia 4, no. 2 (2023): 145–152.

[5] Purwanto, Y. “Ethnobotany and Traditional Medicine in Indonesia.” Biodiversitas 23, no. 4 (2022): 1800–1810.

[6] Sudarmin, A. Pendidikan Karakter Etnosains dan Kearifan Lokal. Semarang: FMIPA UNNES Press, 2018.

[7] Wahyuni, Sri, et al. “Ethnoscience-Based Community Education to Improve Scientific Literacy.” International Journal of Instruction 17, no. 1 (2024): 355–370.

[8] Chambers, Robert. Rural Development: Putting the Last First. Harlow: Pearson Education Limited, 2014.

[9] Freire, Paulo. Pedagogy of the Oppressed. 30th Anniversary Edition. New York: Continuum, 2000.

[10] Green, Lawrence W., and Marshall W. Kreuter. Health Promotion Planning: An Educational and Ecological Approach. 4th ed. New York: McGraw-Hill, 2005.

[11] Ife, Jim. Community Development in an Uncertain World. Cambridge: Cambridge University Press, 2013.

[12] Rogers, Everett M. Diffusion of Innovations. 5th ed. New York: Free Press, 2003.

[13] Sudarmin. Pendidikan Karakter, Etnosains dan Kearifan Lokal. Semarang: FMIPA UNNES Press, 2018.

[14] Zimmerman, Marc A. “Psychological Empowerment: Issues and Illustrations.” American Journal of Community Psychology 23, no. 5 (1995): 581–599.

2026-07-01