Analisis Pengalaman Wisatawan Berdasarkan Visitor Journey Di Kampung Ekowisata Keranggan, Tangerang
Keywords
tourist’s experience, visitor journey, Community-based tourism, Kampung Ekowisata Keranggan, destination promotionAbstract
This study examines tourists’ experiences across each stage of the visitor journey at Keranggan Ecotourism Village. The village is a community-based tourism destination that was recognized among Indonesia’s Top 75 Tourism Villages in the 2023 Indonesian Tourism Village Award (ADWI). The research was motivated by a research gap identified in previous studies, which primarily focused on promotion and destination management from the perspective of destination managers, while tourists’ experiences have received limited attention. This study employed a qualitative approach, using observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The informants consisted of five tourists and two destination managers selected through purposive sampling, and the data were analyzed using the Miles and Huberman model. The findings indicate that during the pre-visit stage, tourists obtained information through Instagram, Google Maps, and recommendations from friends; however, they experienced limitations in accessing information regarding available activities and visitation procedures. During the during-visit stage, tourists appreciated the natural environment, tranquil atmosphere, and interactions with local residents, although challenges related to limited information and supporting facilities were still encountered. In the post-visit stage, tourists generally expressed satisfaction with their overall experience; however, some were hesitant to revisit due to accessibility constraints and the quality of certain facilities. The study also identified a gap between digital promotional content and the actual conditions of the destination. Therefore, destination promotion should focus on providing clearer and more accurate information that reflects the actual experiences of visitors
References
Abrar, Mukhlash. (2024). Teknik Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif: Suatu Pengantar. UNJA PUBLISHER.
Ananda, A. Dwi dan Kusumajayanti. (2025). Partisipasi Masyarakat Lokal Dalam Pengelolaan Kampung Ekowisata: Analisis Tantangan, Peluang, Dan Keberlanjutan Di Kampung Ekowisata Keranggan, Tangerang Selatan. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran. 8(1). p.436-442.
Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia. (2023, Agustus 29). Selamat! Inilah Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023. APKASI. https://apkasi.org/nasional/selamat-inilah-pemenang-anugerah-desa-wisata-indonesia-adwi-2023/
Audrey, Kent dan Sri P. (2025). Analisis Peran Pentahelix Dalam Pengembangan Kampung Ekowisata Keranggan. Journal of Tourism and Interdisciplinary Studies (JoTIS). 5(2). p.327-344.
Belkaid, O. dan Harshavarsdhan R. K. (2025). The Role Of Customer Experience In Enhancing The Competitiveness Of The Moroccan Tourism Industry: ‘Case Of: Essaouira & Marrakech. Geojournal of Tourism and Geosites. 59(2). p.1008-1018.
Dinas Pariwisata Tangerang Selatan Kota. (2023, Mei 10). Kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Desa Keranggan. https://dinaspariwisata.tangerangselatankota.go.id/blog/s/kunjungan-menteri-pariwisata-dan-ekonomi-kreatif-di-desa-keranggan-12
Hakim, M. Lukman, Nita A. H., Sierfi R., Tiwi R., Yeni K. A., Dwisapto Y. P., dan Fat’chatus C. J. (2026). Memahami Desa Wisata Berkelanjutan Berbasis Partisipasi Masyarakat. Journal of Social Contemplativa. 4(1). p.1-13.
Krisnawati, I. (2021). Program Pengembangan Desa Wisata Sebagai Wujud Kebijakan Pemerintah Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Pasca Covid dan Implementasinya (Sebuah Studi Literatur). Transparansi: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi. 4(2). p.211-221.
Lepar, Benjiro S. dan Wiwik N. Sari. (2024). Strategi Pengembangan SDM untuk Keberlanjutan Desa Wisata Cikolelet, di Banten. Jurnal Pariwisata dan Perhotelan. 2(1). p.1-15.
Marion, Grace dan Johann W. H. Prawiro. (2024). Pengembangan Atraksi Wisata Untuk Keberlanjutan Kampung Ekowisata Keranggan. Jurnal Pariwisata dan Perhotelan. 2(1). p.1-14.
Marshendalia, C., Prayitno B., dan Irwan S. (2026). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism) terhadap Ekonomi Masyarakat di Desa Kembang Kuning Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan. 5(2). p.725-734.
Martoyo, A. dan Putri H. A. Andani. (2026). Efektivitas Instagram Dan Dukungan Pemerintah Terhadap Minat Kunjungan Wisata Keranggan. Innovation and Business: Journal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Keuangan (Innobiz). 3(1). p.1-11.
Maspupah, Dini. (2023). The Analysis of Visitor Journey of Tourists in Garut Regency. Journal of Tourism Sustainability. 3(2). p.139-149.
Priatna, T., Bayu B. Nurfauji, Dewi N., Eli S. M. Sari, Putri S. A., dan Rido R. Ulum. (2025). Teknik Pengumpulan Data dalam Pendekatan Kualitatif. Merdeka Indonesia Journal International (MIJI). 5(2). p.707-713.
Priyanto dan Romario R. (2023). Pengembangan Potensi Desa Sebagai Destinasi Wisata Budaya Tinjauan Terhadap Desa Pasir Eurih Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Journal of Indonesian Tourism and Policy Studies. 1(2). p.53-61.
Putra, F. Esa. (2023). Dampak Pengembangan Kebijakan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) terhadap Pertumbuhan Industri Pariwisata dan Perekonomian Masyarakat Lokal. Jurnal Nasional Pariwisata. 13(2). p.168-179.
Qomaruddin dan Halimah S. (2024). Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting and Administration. 1(2). p.77-84.
Septemuryantoro, S. Ade. (2021). Potensi Desa Wisata Sebagai Alternatif Destinasi Wisata New Normal. Media Wisata. 19(2). p.186-197.
Setiawan, Ozi dan Syafrida C. Riyani. (2024). Strategi Pengembangan Terhadap Pelayanan Di Desa Wisata Keranggan Terkait Kepuasan Pengunjung. Journal of Tourism Science, Technology and Industry. 3(1). p.61-72.
Subhaktiyasa, P. Gede. (2024). Menentukan Populasi dan Sampel: Pendekatan Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan. 9(4). p.2721-2731.
Suhartapa. (2021). Strategi Pemasaran Dalam Persaingan Destinasi Pariwisata. Pringgitan. 2(1). p.24-32.
Suryana, M., Eko Susanto, Syifaa N., dan Chandra B. Septyandi. (2023). Empirical Study of Bandung Basin Tourist Behavior: Visitor Journey Analysis. Journal of Business Management Education (JBME). 8(1). p.138-149.
Uluwiyah, A. Nurul. (2022). Strategi Bauran Promosi (Promotional Mix) Dalam Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat. CV Multi Pustaka Utama.
Wahyu, Yen Yen dan Wiwik N. Sari. (2025). Optimalisasi Fasilitas Wisata Demi Keberlanjutan Kampung Ekowisata Keranggan di Tangerang Selatan. Jurnal Pariwisata dan Perhotelan. 2(4). p.1-14.
Wijaya, L. Cornelia dan Roels N. M. Puspadewi. (2025). Strategi Pengembangan Pemasaran Media Sosial di Kampung Ekowisata Keranggan Tangerang Selatan. Jurnal Hospitality dan Pariwisata. 11(2). p.96-111.




