Strategi Pengembangan Usahatani Cabai Merah Besar Di Kecamatan Semende Darat Ulu Kabupaten Muara Enim

  • Agus Riyanto Prodi Ekonomi Pertanian, Pascasarjana Universitas Baturaja
  • Munajat Munajat Program Pascasarjana Universitas Baturaja Jln HOS Cokroaminoto Baturaja
  • Fifian Permata Sari Program Pascasarjana Universitas Baturaja Jln HOS Cokroaminoto Baturaja

Keywords

Strategic, SWOT Analysis, Chilli Farming

Abstract

The purpose of this study is to analyze the internal and external factors of red chili farming development in Semende Darat Ulu District and analyze the recommended strategies for the advancement of red chili farming in the District. The method used in the study is a survey method with a simple random sampling method. The analytical tool used is a SWOT analysis. The results of the study indicate that internal factors in the development of red chili farming in Semende Darat Ulu District include farmer experience, family labor, and a culture of mutual cooperation, while external factors include high market demand, government support, partnership opportunities, and infrastructure improvements. The results of the analysis show that the figure is in Quadrant I (Grow and Build), where the recommended strategy is aggressive growth through modernization of cultivation, strengthening farmer institutions, access to capital, and development of marketing partnerships, so that large red chili production can be increased and become a superior regional commodity.

References

[1] Arikunto. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Praktek. Rineka Cipta. Jakarta. Bunasor. 1997. Penelahan Usahatani dan Usaha-Usaha Pengembangan Program Bantuan dan Reboisasi. Bogor.

[2] Azmi., Z (2025). Strategi Peningkatan Total Factor Productivity Padi Melalui Perbaikan Infrastruktur Pertanian. Jurnal Perencanaan Pembangunan Pertanian, Vol 2 No. 1.

[3] Dharma Saputra, I. M. A., & Wenagama, I. W. (2019). Analisis Efisiensi Faktor Produksi Usahatani Cabai Merah di Desa Buahan, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar. E Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 8(1), 32–60.

[4] Departemen Pertanian, 2004. Profil Kawasan Agropolitan Mengenal Lebih Dekat Kawasan Agropolitan. Pusat Pengembangan Kewirausahaan Agribisnis.Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian.

[5] Departemen Pertanian. Djuwari. 1993. Ilmu Usaha Tani. Penebar Swadaya, Jakarta.

[6] Friedmann dan Douglass. 1975. Pengembangan Agropolitan : Menuju Siasat Baru Perencanaan Regional di Asia. The Seminar on Industrialization Strategies and The Growth Pole Approach to Regional Planning and Development :

[7] Fatchur R. (2018) Strategi Pengembangan Usahatani Cabai Rawit (Capsicum frutesecens). Media trend. Gujarati. 1993. Ilmu Usaha Tani. Penebar Swadaya, Jakarta.

[8] Hadisapoetra, S. 1983. Biaya dan Pendapatan di Dalam Usahatani. Departemen Ekonomi Pertanian, Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

[9] Hardiyanto, T. (2024). Analisis Efisiensi Ekonomi dan Produksi Optimal Usahatani Cabai (Capsicum Annum L.) sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani. AGRITEKH (Jurnal Agribisnis dan Teknologi Pangan).

[10] Huanza, M., Sari, Y., Putri, T. W. S., & Amalina, D. (2025). Effectiveness Of Gapoktan As Formal Farmer Group In Supporting Sustainable Rice Farming. Journal of Agri Socio Economics and Business, 7(01). https://doi.org/10.31186/jaseb.07.1.29-44

[11] Hernanto, F. 1996. Ilmu Usaha Tani, Penebar Swadaya, Jakarta Institut Pertanian Bogor, 2004. Pengembangan Agropolitan Sebagai Strategi Pembangunan Desa dan Wilayah Secara Berimbang. Pusat Pengkajian Perencanaan dan Pengembangan Wilayah IPB dan Penataan Pengembangan Desa Terpadu (P4W – IPB dan P3PT).

[12] Mukti, M. W., Fikry, M. A., Tama, F. N., Qowim, M. M., & Fanany, A. I. (2022). Efisiensi Teknis Pada Petani Cabai Merah Besar Mitra Indofood di Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. Jurnal Agriuma, 4(2), 65–70.

[13] Novia C.L. (2017), Strategi pengembangan Cabai Kriting, Agri Sosial Ekonomi Unsrat, ISSN 1907 Volume 13 no. 2A. Prayitno,l 2013. Faktor-faktor yang mempengaruhi usahatai cabe merah, Universitas Bojonegara.

[14] Prayitno, l 2020. Faktor-faktor yang mempengaruhi usahatai cabe merah, Universitas Bojonegara.

[15] Pratama., W, Nurmalina dan Rosiana., N (2023). Efisiensi Pemasaran Bunga Potong Krisan di Kabupaten Cianjur(Marketing Efficiency of Chrysanthemums Cut Flowers in Cianjur District). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI). Vol 28 No. 1.

[16] Purwasih, R., Bahtera, N. I., & Yulia, Y. (2023). Pemahaman Mengenai Produksi dan Tingkat Efisiensi Teknis Cabai Merah di Kabupaten Bangka Tengah. Equity: Jurnal Ekonomi, 7(2).

[17] Putri, V. J., Herison, C., Handajaningsih, M., Simarmata, M., Rustikawati, & Sukisno. (2022). Adaptasi Pertumbuhan dan Produktivitas 20 Genotipe Cabai Merah (Capsicum annuum L.) di Dataran Rendah. Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), 27(1). https://doi.org/10.31186/jipi.27.1.40-46

[18] Rasidin, R., Tanro, S. F., Ismail, I., & Rusnah, R. (2021). Analisis Efisiensi Pemasaran Cabai Merah (Capsicum annum L.) di Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang. Jurnal Riset Agribisnis dan Peternakan, 6(2), 51–58. https://doi.org/10.37729/jrap.v6i2.1808

[19] Renaldi, E., Pardian, P., & Kuswatim, S. H. (2024). Analisis Efisiensi Struktur Rantai Pasok Agribisnis Cabai Merah Besar di Desa Sindulang, Kabupaten Sumedang. Jurnal Pertanian Agros, 27(3). https://doi.org/10.37159/jpa.v27i3.110

[20] Rustiadi. E dan S. Hadi, 2004. Pengembangan Agropolitan Sebagai Strategi

[21] Siregar., S, Sirojuzilam, Sumono dan Supriana., T (2018). Social Capital Identification And Its Effect On Corn Farming Productivity In Simalungun District. Proceding Internasional Conference on Sustainable Agricultur and Natural Resources Manajemen. Vol 2 No. 1.

[22] Saridewi, L. P. (2014). Efisiensi Usahatani Cabai Merah di Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. Journal of Agribusiness Science and Rural Development.

[23] Tanjung. , H (2020). The Role of Self-Supporting Extension Agent in Institutional Development of Farmers in Sijunjung Regency and West Pasaman Regency. Jurnal Jerami. Vol 2 No. 2.

[24] Wijayanti, N. W. A., Dewi, R. K., & Widiantara, I. W. (2018). Analisis Efisiensi Penggunaan Faktor Produksi Usahatani Cabai Merah di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Jurnal Agribisnis dan Agrowisata, 7(2), 307–315.

2026-10-05