Analisis Stabilitas Lereng Akibat Pengaruh Infiltrasi Air Hujan Menggunakan Metode Elemen Hingga
Keywords
Stabilitas Lereng, Infiltrasi Air Hujan, Metode Elemen Hingga, Suction Matriks, Angka KeamananAbstract
Abstrak: Keruntuhan lereng akibat intensitas curah hujan tinggi merupakan salah satu bencana geoteknik yang paling sering terjadi di wilayah beriklim tropis basah. Infiltrasi air hujan ke dalam massa tanah menyebabkan peningkatan kadar air, penurunan tegangan efektif, serta terdegradasinya parameter kuat geser tanah ( dan ). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas lereng unsaturated (tidak jenuh air) yang mengalami infiltrasi air hujan dengan mengaplikasikan Metode Elemen Hingga (MEH). Pemodelan dilakukan secara transient seepage untuk mensimulasikan perubahan tekanan air pori matriks (suction) terhadap fungsi waktu curah hujan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penurunan Angka Keamanan (AK) berbanding lurus dengan durasi dan intensitas hujan, di mana bidang gelincir kritis bergeser dari keruntuhan dalam (deep-seated failure) ke area yang lebih dangkal (shallow translational failure) seiring terbentuknya muka air tanah semu (perched water table). Penelitian ini memberikan panduan kuantitatif dalam merancang sistem drainase dan perkuatan lereng berbasis variasi presipitasi harian.
References
Badan Standardisasi Nasional. (2017). Persyaratan perancangan geoteknik (SNI 8460:2017). Badan Standardisasi Nasional.
Fredlund, D. G., & Rahardjo, H. (1993). Soil mechanics for unsaturated soils. John Wiley & Sons.
Griffiths, D. V., & Lane, P. A. (1999). Slope stability analysis by finite elements. Géotechnique, 49(3), 387–403. https://doi.org/10.1680/geot.1999.49.3.387
Rahardjo, H., Ong, T. H., Rezaur, R. B., & Leong, E. C. (2007). Factors controlling instability of homogeneous slopes subjected to rainfall. Engineering Geology, 91(2–4), 97–109. https://doi.org/10.1016/j.enggeo.2007.01.002
Van Genuchten, M. T. (1980). A closed-form equation for predicting the hydraulic conductivity of unsaturated soils. Soil Science Society of America Journal, 44(5), 892–898. https://doi.org/10.2136/sssaj1980.03615995004400050002x





