DIGITAL STORYTELLING SEBAGAI STRATEGI REVITALISASI TRADISI LISAN UNTUK PENGUATAN BUDAYA LOKAL DI JAWA TIMUR
Keywords:
Digital Storytelling; Tradisi Lisan; Budaya Lokal; Media Digital; Jawa TimurAbstract
Tradisi lisan di Jawa Timur, khususnya di wilayah subkultur Mataraman (Ngawi, Magetan, Ponorogo, Madiun, Nganjuk, Kediri), menghadapi ancaman kepunahan akibat dominasi budaya pop digital dan minimnya regenerasi generasi muda. Fenomena ini berpotensi melemahkan identitas budaya lokal yang menjadi fondasi kearifan dan moral masyarakat. Urgensi penelitian ini adalah merumuskan strategi revitalisasi tradisi lisan melalui pendekatan digital storytelling sebuah metode naratif berbasis teknologi digital yang menawarkan solusi inovatif untuk mendokumentasikan, menyebarkan, dan menginternalisasi nilai-nilai lokal secara menarik dan relevan bagi generasi muda. Tujuan penelitian ini adalah memformulasikan model digital storytelling yang efektif untuk revitalisasi tradisi lisan dan penguatan budaya lokal di Jawa Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan Focus Group Discussion (FGD) bersama budayawan, seniman, tokoh pendidikan, dan pemuda. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles & Huberman dan divalidasi melalui triangulasi. Hasil penelitian akan dikonversi menjadi prototipe media digital (video naratif, podcast, dan aplikasi/web sederhana) yang dapat diakses publik. Luaran utama meliputi: (1) artikel ilmiah terindeks Scopus Q2/Q3 di jurnal Humanities and Social Sciences Letters; (2) prototipe media digital sebagai sarana edukasi dan pelestarian; serta (3) rekomendasi kebijakan untuk Dinas Kebudayaan Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini selaras dengan prioritas nasional dalam pelestarian warisan budaya takbenda dan pemanfaatan teknologi digital untuk pemberdayaan komunitas lokal.
References
Muslimin Machmud. Sistem Komunikasi Indonesia: Komunikasi Masyarakat Pedesaan Jawa Timur melalui Media Tradisional. Malang: UMM Press; 2015.
Muslimin Machmud. Media warisan di Indonesia: kajian kasus di Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. Universiti Malaya; 2011.
Surahman S. Determinisme Teknologi Komunikasi dan Globalisasi Media Terhadap Seni Budaya Indonesia. REKAM J Fotogr Telev dan Animasi. 2016;12(1):31–40.
Danielsbacka M, Tammisalo K, Tanskanen AO. Digital and traditional communication with kin: displacement or reinforcement? J Fam Stud. 2023;29(3):1270–1291. https://doi.org/10.1080/13229400.2022.2040575
Wuryantai AEW. Digitalisasi Masyarakat: Menilik Kekuatan dan Kelemahan Dinamika Era Informasi Digital dan Masyarakat Informasi. J ILMU Komun. 2013;1(2):131–142.
Nur Khusnia H, Indiyati D, Miharja DL, Chotijah S. Daya Tahan Komunikasi Tradisional Komunitas Adat Bayan di Era Media Digital. JCommsci - J Media Commun Sci. 2022;5(2):98–107.
Arifianto S. Pemanfaatan Media Tradisional untuk Diseminasi Informasi Publik. Iptek-Kom. 2015;17(1):71–86.
Chan K, Fang W. Use of the internet and traditional media among young people. Young Consum. 2007;8(4):244–256.
Rahayu NT, Suryono J. Traditional and Digital Media; Cultural Communication Mix in Sekaten Tradition. Proc ICCD. 2020;477:564–567.
Muslimin Machmud. Komunikasi Kearifan Lokal Etnis Makassar Melalui Media Warisan Sinrilik. SALAM. 2011;14(2).
Muslimin Machmud. Komunikasi Tradisional Pesan Kearifan Lokal Masyarakat Sulawesi Selatan Melalui Berbagai Media Warisan. Yogyakarta: LITERA; 2017.
Muslimin Machmud. The communication of a religiousness ritual of Toraja ethnic south Sulawesi Indonesia through Ma’Badong inheritance media. Asian Soc Sci. 2015;11(24):129–138.
Muslimin Machmud. A Traditional Communication of Bugis in the South Sulawesi of Indonesia through the Art Performance of Kecapi. Asian Soc Sci. 2017;13(3):21–30. https://doi.org/10.5539/ass.v13n3p21
Muslimin Machmud. Perkembangan teknologi dalam industri media. [Tidak diterbitkan].
Creswell JW. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. 5th ed. SAGE Publications; 2017.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Cakrawala Ilmiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.









