KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI LOMBOK UTARA
Keywords
Performance, Environmental Agency, and Regional Original RevenueAbstract
Salah satu pendapatan daerah asli di Kabupaten Lombok Utara berasal dari pungutan sektor kesetaraan yang sejauh ini memberikan kontribusi yang cukup baik terhadap pendapatan daerah. Realisasi setiap tahun memberikan tingkat pendapatan yang cukup unik dalam mendukung pendapatan daerah. Pada tahun 2025, pencapaian target rencana strategis Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Utara akan berjalan sangat memuaskan dengan rata-rata pencapaian 98,30% atau predikat sangat tinggi. Realisasi dan pencapaian keuangan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Utara untuk tahun anggaran 2025 menerima alokasi anggaran sebesar Rp 15.292.056.840,00 yang terealisasi sebesar Rp 14.534.194.798,00 atau sekitar 95,04%. Sementara itu, untuk belanja modal, alokasi anggaran sebesar Rp 1.281.803.060,00 terealisasi sebesar Rp 1.280.165.221,00 atau sekitar 99,87%. Pencapaian kinerja tertinggi ditemukan pada indikator tujuan lingkungan berkelanjutan berupa indeks mutu air yang mencapai 173,24%. Selanjutnya, pencapaian kinerja terendah ditemukan pada target peningkatan mutu lingkungan dengan indikator Persentase Pengurangan Sampah di Kabupaten Lombok Utara setiap tahun hanya mencapai 51,10%. Peningkatan pendapatan daerah melalui jasa pengelolaan sampah mengalami peningkatan pesat dibandingkan 2 tahun terakhir yang tidak mencapai target setiap tahunnya. Sebaliknya, pada tahun 2025, semua target dari awal tahun hingga akhir tahun mengalami peningkatan yang tinggi. Pada awal Januari, dibuka dengan angka realisasi sebesar Rp 100.817.100 hingga Desember akhir tahun terus meningkat sebesar Rp 164.690.100, melebihi target tahun sebelumnya. Kinerja Dinas Lingkungan Hidup menunjukkan tren yang sangat positif, namun diperlukan strategi untuk meningkatkan kinerja yang lebih optimal, terutama di sektor peningkatan mutu lingkungan.
References
Arikunto, Suharsimi, 2010, Metodologi Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineka Cipta.
Bryson, John M. Perencanaan Strategis untuk Organisasi Publik dan Nirlaba: Panduan untuk Memperkuat dan Mempertahankan Kinerja Organisasi. Edisi ke-3. San Francisco: Jossey-Bass, 2004.
Bambang H. S. 2017. Manajemen Sampah: Teori dan Praktik. Penerbit Gemulun
Indonesia.
Helin, Ayu Putrini, 2022. Analisis Sistem Pelayanan Penangkutan Sampah di Kabupaten Lombok Utara.
Fahrizal, Muhammad, Hasibuan, 2021. Peranan Dinas Lingkungan Hidup Dalam Pengelolaan Sampah di Kecamatan Rembah Kabupaten Rokan Hulu. Jurnal Pustaka Manajemen. Vol.1 No.(2021) -6-20. E ISSN:0000.0000.
Eris Juliansyah. Strategi Pengembangan Sumber Daya Perusahaan dalam Meningkatkan Kinerja PDAM Kabupaten Sukabumi. Jurnal Ekonomak Vol.3.2017. Hlm 21.
Eliezer Pebrianta, Sembiring, 2025. Efektivitas Pengelolaan Sampah Dalam Peningkatan Pendapatan Retribusi Daerah di Kecamatan Medan Tuntungan. Universitas Sumatera Utara.
Melaniya, 2025. Strategi Dinas Lingkungan Hidup Dalam Penanganan Tempat Pembungan Samah di Kelurahan Bagan Pete Kota Jambi. Universitas Jambi.
Nengah I, Jaya, Made Kembar Sri Budhi, A.A.I.N Mrhaeni, 2014. Faktor-Faktor yang mempengaruhi Penerimaan Retribusi Sampah di Kabupaten Bandung. Jurnal Buletin Studi Ekonomi, Vol. 19, No. 2, Agustus 2014.
Nazir, 2010, Metodologi Penelitian. Bandung: Rosdakarya.
Rahadianti, Ayu, Azis Muslim. 2023. Strategi dan Dampak Kebijakan KUA dalam Menekan Angka Pernikahan Dini di Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut.Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan (JPK). Vol.4,No.2.2023.Hlm 97
Siahaan, Marihot Pahala, 2006. Pajak Daerah & Retribusi Derah. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.
Suwarsono Muhammad.2013.Strategi Pemerintahan (Manajemen Organisasi Publik). Yogyakarta : Erlangga. Hlm .70
Sugiono, Metode penelitian Kombinasi (Mixed Methods), Alfabeta, 2012:53.
Yuliana, “Strategi Pemerintah Daerah dalam Penanganan COVID-19,” Jurnal
Governance and Civil Society (JGCS), Vol. 2, No. 1 (2021): 42–50.









