PENGARUH GIGI ANTERIOR ATAS YANG BERJEJAL TERHADAP STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN STATUS KARIES GIGI PADA MAHASISWA

Authors

  • Applonia Leu Obi Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang
  • Ratih Variani Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang

DOI:

https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalaindonesia.v1i3.615

Keywords:

Crowded Teeth , OHI_S dan Status Karies

Abstract

Gigi berjejal menjadi suatu permasalahan  kesehatan gigi dan mulut dimana masih ditemukan setelah karies dan penyakit periodontal. Biasanya terjadi pada usia remaja. Metode penelitian yang digunakan  Penelitian analitik dengan pendekatan  crosssectional yang diperoleh dari wawancara dan pemeriksaan klinis pada rongga mulut mahasiswa Program Studi Kesehatan Gigi Kupang. Variabel Penelitian : variabel bebas ini adalah gigi anterior atas yang berjejal dan variabel terikat adalah status kebersihan gigi dan status karies gigi. Hasil penelitian dari uji wilxocom yang diperoleh dengan nilai mean crowded teeth  pada gigi anterior rahang atas terdapat 290 dan standar deviasi 632 dengan nilai p value 0,000 juga  mean pada status kebersihan gigi dan mulut  dengan Crowded Teeth 135 standar deviasi 533 dengan nilai p value 0,000 selanjutnya  nilai mean karies  dengan crowded teeth 180 dengan standar deviasi 791 dan nilai p value 0,000 artinya  semua variabel memiliki hubungan secara signifikan. dengan nilai p<0,05. Kesimpulan : adanya pengaruh gigi anterior atas yang berjejal terhadap status kebersihan gigi serta status karies gigi pada mahasiswa Program Studi Kesehatan Gigi dengan gigi berjejal termasuk kriteria sedang (60,0%) dan status kebersihan gigi dan mulut termasuk kriteria baik(67,5%) sedangkan status karies ggi termasuk kriteria rendah (42,5%). Saran : bagi mahasiswa Program Studi Kesehatan Gigi Kupang dengan gigi berjejal kiranya lebih memperhatikan kebersihan rongga mulutnya dan dapat melakukan perawatan orthodonsi serta perlu penelitian lanjut untuk status kebersihan gigi dan mulut dan status karies gigi pada gigi berjejal dengan faktor -faktor lainnya yang mempengaruhi.

References

Proffit WR, Fields HW, Sarver DM. Contemporary orthodontics. 5 th ed., Missouri: Elsevier Inc, 2013: 43, 69-86, 117-9

Agnes, M. Andries, Pritartha S. Anindita, Paulina N. Gunawan, 2021, Hubungan antara Gigi Berjejal dan Status Gizi pada Remaja. eISSN 2338-199X Terakreditasi Nasional: SK Dirjen Penguatan Riset dan pengembangan KemenRistekdikti RI No. 30/E/KPT/2019 e-GiGi. 2021;9(1):8-14 DOI: https://doi.org/10.35790/eg.9.1.2021.32308 Available from: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/egigi

Avoanita Yosa, Sri Wahyuni, 2015., Hubungan Kondisi Gigi Berjejal Dengan Terjadinya Gingivitis Pada Siswa Sdn Bumisari Kecamatan Natar Lampung Selatan. Jurnal Keperawatan, Volume XI, No. 1, April 2015 ISSN 1907 - 0357

Andhani R, Kusuma RH., Widodo, Rianta S,2014., Perbedaan Indeks Karies Antara Maloklusi Ringan Dan Berat Pada Remaja di Ponpes Darul Hijrah Martapura. Dentino J Ked Gi. 2014;2(1):13-7

Boy Handry Ahmad Khairullah,2020, Hubungan karies Gigi Dengan Kualitas Hidup Remaja SMA di Kota Jambi. Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Jambi Indonesia. Jurnal Kesehatan Gigi p-ISSN: 2407-0866 e-ISSN: 2621-3664. Vol 8, No 1: Juni 2021. http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/jkg/oai

Bahirrah, Siti. ,Relationship Of Crowded Teeth And Oral Hygiene Among Urban Population In Medan. IOP Conference Series. Earth And Environmental Science; Bristol Vol. 126, Iss. 1, (Mar 2018). DOI:10.1088/1755-1315/126/1/012188

Basuri,Choolil, Deby K.T.P.,2014, Gambaran Indeks Kebersihan Mulut Berdasarkan Tingkat Pendidikan Masyarakat Di Desa Guntung Ujung Kabupaten Banjar, Dentino (Jur.Ked.Gigi), Vol II No 1. Maret 2014 : 18-23

Dayataka Raka Putri, Hilda Herawati, Rudi Satria Darwis,2019., Hubungan Tingkat Keparahan Maloklusi Dengan Status Karies Pada Remaja di SMP Negeri 1 Kota Cimahi. Padjadjaran J Dent Res Student. Februari 2019;3(1):43-49

Erwan Sugiatno, and Sri Widiati, 2020, Malpositions Of Anterior Teeth Was Conducted By Using Form Investigation Based On Sex Nirmalasari Nirmalasari1* BIO Web of Conferences 28, 05002 (2020) https://doi.org/10.1051/bioconf/20202805002 BioMIC 2020

Erliera, Rika Mayasari Alamsyah, Novita Zein Harahap, 2015, Hubungan Status Gizi Dengan Kasus Gigi Berjejal Pada Murid Smp Kecamatan Medan Baru dentika Dental Journal, Vol 18, No. 3, 2015: 242-246 ISSN: 1693-671X

Feroza NA, Kurniawan FKD, Wibowo D. Hubungan antara kebiasaan buruk bernafas melalui mulut dan tingkat keparahan maloklusi di SMPN 4 Banjar Baru dan SMAN 4 Banjar Baru. Dentino. 2017;II(1):39-41.

Nur Shofiyah, 2020. Hubungan Gigi Berjejal Dengan Status Karies Gigi Pada Karang Taruna Forsimaja Skripsi. Prodi Sarjana Terapan Terapi Gigi Jurusan Keperawatan Gigi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta

Melda Siska Yanti, 2020,Gambaran Gigi Berjejal Terhadap Kebersihan Gigi Dan Mulut (OHI-S) Pada Siswa/i Usia 11- 12 Tahun SDN 010090 Jln. Cokroaminoto No. 11 Kec. Kisaran Barat. KTI Poltekkes Medan Jurusan Kesehatan Gigi http://poltekkes.aplikasi-akademik.com/xmlui/handle/123456789/3192

Pansy H. Manalip, Pritartha S. Aninditan, Lydia E. N. 2019, Tendean Gambaran Kebiasaan Bernapas Melalui Mulut dan Gigi Berjejal Anterior pada Siswa SD Negeri 46 Manado eISSN 2338-199 X Terakreditasi Nasional: SK Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan KemenRistekdikti RI No.30/E/KPT/2019e-GiGi. 2020;8(1):22-27

Sasea, A. BS. Lampus, Aurelia Supit, 2013. Gambaran Status Kebersihan Rongga Mulut Dan Status Gingiva Pada Mahasiswa Kedokteran Gigi Dengan Gigi Berjejal, Jurnal e-GiGi (eG), Volume 1, Nomor 1, Maret 2013, hlm. 52-58.

Downloads

Published

25-11-2021

Issue

Section

Articles