REVIEW: PENGARUH PERBEDAAN EKSIPIEN BINDER PADA TABLET PARACETAMOL TERHADAP WAKTU HANCUR DAN LAJU DISOLUSI OBAT

Authors

  • Dhea Nadilla Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Ghina Rahima Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Ridha Febriyanti Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Ahmad Muhaimin Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Muhammad Lukmannul Hakim Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Nor Latifah Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Keywords:

Eksipien binder, tablet paracetamol, obat

Abstract

Penggunaan tablet paracetamol sebagai obat analgetik dan antipiretik banyak diminati, namun kualitas fisik tablet sangat dipengaruhi oleh jenis eksipien binder yang digunakan. Binder memiliki peran penting dalam menentukan kekuatan tablet, waktu hancur, dan laju disolusi obat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan eksipien binder pada tablet paracetamol terhadap waktu hancur dan disolusi obat melalui studi literatur yang melibatkan lima artikel terkait. Berbagai bahan pengikat yang diuji dalam penelitian ini mencakup amilum singkong, pati umbi porang, tepung bonggol pisang, pati ubi jalar putih, dan pati umbi gembili. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan binder seperti amilum singkong pregelatinized dan kombinasi PVP dengan amilum umbi porang memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan laju disolusi dan mempercepat waktu hancur tablet. Sementara itu, bahan pengikat alami lainnya, meskipun memberikan hasil yang baik, cenderung menghasilkan laju disolusi yang sedikit lebih lambat. Pemilihan binder yang tepat dapat meningkatkan kualitas sediaan tablet paracetamol, yang pada akhirnya berkontribusi pada efektivitas pengobatan yang lebih optimal.

References

I. G. Ngurah, A. Dewantara, R. Murwanti, and A. Rohman, “Pengaruh Amilum Singkong ( Manihot esculenta , Crantz ) Native dan Pregelatinized Terhadap Laju Disolusi Tablet Parasetamol Effect of Cassava Starch ( Manihot esculenta , Crantz ) Native and Pregelatinized to the Dissolution Rate of,” J. Farm., vol. 7, no. 1, pp. 1–12, 2019.

E. Zulfa and M. Prihantini, “Formulasi Tablet Paracetamol dengan Bahan Pengikat Pati Umbi Gembili (Dioscorea esculenta L),” J. Pharmascience, vol. 6, no. 2, p. 55, 2019, doi: 10.20527/jps.v6i2.7351.

Sugiyono, S. Komariyatun, and D. N. Hidayati, “Formulasi Tablet Parasetamol Menggunakan Tepung Bonggol Pisang Kepok (Musa paradisiaca cv. Kepok) Sebagai Bahan Pengikat,” Media Farm. Indones., vol. 12, no. 1, pp. 1156–1166, 2017.

I. H. Sulistyaningrum, A. Santoso, A. Rosyd, and A. Rosita, “PENGARUH KONSENTRASI AMILUM UBI JALAR PUTIH (Ipomoea batatas L) SEBAGAI BAHAN PENGIKAT SECARA GRANULASI BASAH TERHADAP SIFAT FISIK GRANUL DAN TABLET SERTA PROFIL DISOLUSI TABLET PARACETAMOL,” J. Farm. Sains dan Prakt., vol. IV, no. 1, pp. 1–8, 2018, doi: 10.31603/pharmacy.v4i1.2584.

A. Nur Cahyani, A. Susanto, I. R. Dewi, and I. Nurhikmah, “FORMULASI TABLET PARASETAMOL DENGAN KOMBINASI PVP DAN AMILUM UMBI PORANG (Amorphopallus onchopyllus) SEBAGAI BAHAN PENGIKAT TERHADAP SIFAT FISIK TABLET,” J. Ilm. JOPHUS J.

Downloads

Published

23-11-2024

How to Cite

Dhea Nadilla, Ghina Rahima, Ridha Febriyanti, Ahmad Muhaimin, Muhammad Lukmannul Hakim, & Nor Latifah. (2024). REVIEW: PENGARUH PERBEDAAN EKSIPIEN BINDER PADA TABLET PARACETAMOL TERHADAP WAKTU HANCUR DAN LAJU DISOLUSI OBAT. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 4(3), 201–208. Retrieved from https://bajangjournal.com/index.php/JCI/article/view/8961

Issue

Section

Articles