ANALISIS PENGENDALIAN OUT OF SPECIFICATION (OOS) DALAM PROSES PRODUKSI LAURIC ACID MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) PADA DEPARTEMEN BEADING PLANT PT. XYZ
DOI:
https://doi.org/10.53625/jirk.v5i9.12323Keywords:
Lauric Acid, Statistical Process Control, Produk Out Of SpesificationAbstract
PT. XYZ merupakan perusahaan pengolahan minyak sawit dan turunannya, salah satunya lauric acid. Lauric acid merupakan bahan baku penting bagi berbagai industri, seperti industri kosmetik dan industri sabun. Dalam persaingan yang ketat, PT. XYZ perlu menjaga kualitas produk yang dihasilkan. Namun, dalam proses produksinya, sering ditemukan produk Out of Specification (OOS), yang mengharuskan adanya pengendalian untuk meminimalkan OOS dan menghemat biaya akibat pengolahan ulang produk OOS. Salah satu metode yang digunakan untuk pengendalian ini adalah metode Statistical Process Control (SPC), yang mengawasi proses produksi dari awal hingga akhir. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tahun 2024, total produk OOS mencapai 917.401 kg, dengan bulan Desember sebagai bulan tertinggi dengan 188.047 kg, dan bulan Oktober sebagai bulan terendah dengan 6.179 kg. Batas maksimal (UCL) tertinggi dan terendah masing-masing sebesar 0,048 dan 0,042, sedangkan batas minimal (LCL) tertinggi dan terendah masing-masing sebesar 0,039 dan 0,036. Faktor yang mempengaruhi OOS meliputi faktor manusia (kelalaian dan kelelahan), faktor material (suhu material), faktor lingkungan (musim panas dan hujan), faktor proses (kurang pengawasan dan jadwal padat), dan mesin (kerusakan). Rekomendasi perbaikan mencakup penambahan operator dan penguatan SOP, pemeriksaan suhu setiap 2 jam, pengontrolan kondisi lingkungan, penambahan sistem pendingin AHU dan exhaust fan, serta modifikasi sistem pendingin untuk menurunkan suhu air dalam proses automizer di spray tower dan pemeliharaan mesin setiap dua bulan sekali.
References
Alifka, K. P., & Apriliani, F. (2024). Analisis Pengendalian Kualitas Produk Menggunakan Metode Statistical Process Control (SPC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Factory Jurnal Industri, Manajemen Dan Rekayasa Sistem Industri, 2(3), 97–118. https://doi.org/10.56211/factory.v2i3.486
Majid, Z. A. N. M., Rahmawati, L., & Rohmanna, N. A. (2023). Identifikasi Profil Asam Amino Dan Lemak Black Soldier Fly Larvae Menggunakan Pakan Bungkil Dan Sisa Makanan Identification Of Amino Acid And Lipid Profile Of Black Soldier Fly Larvae Using Feed Palm Kernel Expeller And Household Food Waste. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 33(1), 41–49. https://doi.org/10.24961/j.tek.ind.pert.2023.33.1.41
Montgomery, D. C. (2009). Introduction to statistical quality control (6th ed.). John Wiley & Sons.
Situmeang, I. R., & Marwan. (2024). Pengendalian Kualitas Produk Menggunakan Metode Statistical Process Control (SPC) Pada PT. Anugerah Alam Semesta Raya Product Quality Control Using Statistical Process Control (SPC) Method at PT. Anugerah Alam Semesta Raya. Desember, 1(1), 80–93. https://www.doi.org/10.22303
Susilo, D., Ramadhania, S., & Hanan, S. (2024). Implementasi Statistical Process Control (SPC) Dan Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Pada Proses Produksi Sheet Film Di Perusahaan Pet Film. Jurnal Ilmiah Teknik Dan Manajemen Industri Jurnal Taguchi, 4(2), 397–414. https://doi.org/10.46306/tgc.v4i2
Syafitri, A. A., Wibowo, S. A., & Ilmi, N. (2023). Analisis Pengendalian Kualitas pada Proses Assembly Dengan Menggunakan Metode Statistical Process Control (SPC) di PT XXX Batam. Journal Of Industrial Innovation And Safety Engineering, 01(2), 73–82. https://doi.org/10.35718/jinseng.v1i
