ANALISIS METODE ELEMEN HINGGA DAN EKSPERIMENTAL PERHITUNGAN KURVA BEBAN LENDUTAN BALOK BAJA

Authors

  • Edison Hatoguan Manurung Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik, Universitas Mpu Tantular
  • Purnama Novyangga Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik, Universitas Mpu Tantular

Keywords:

Balok Baja, Metode Elemen Hingga, Eksperimental, Kurva Beban–Lendutan, Lendutan Balok

Abstract

Penelitian ini mengkaji perilaku lendutan balok baja melalui pendekatan Metode Elemen Hingga (MEH) dan pengujian eksperimental untuk memperoleh kurva beban–lendutan yang akurat. Tujuan utama penelitian ini adalah membandingkan respons struktural balok baja tipe IWF terhadap pembebanan lentur melalui dua pendekatan berbeda, yaitu simulasi numerik dan pengujian laboratorium. Analisis dilakukan pada balok baja dengan beban terpusat (three-point bending) untuk mengevaluasi kesesuaian hasil prediksi numerik terhadap fenomena fisik yang terjadi. Metode Elemen Hingga digunakan untuk memodelkan balok secara ideal dengan asumsi material elastis linier serta kondisi batas yang terkontrol. Sebaliknya, pengujian eksperimental dilakukan menggunakan Universal Testing Machine (UTM) dengan pemantauan lendutan melalui sensor LVDT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurva beban–lendutan dari MEH dan hasil uji laboratorium memiliki kecocokan pola yang baik, terutama pada wilayah elastis. Perbedaan nilai lendutan maksimum sekitar 5–10% teridentifikasi sebagai akibat dari variasi sifat material aktual, imperfection struktural, serta deviasi kondisi tumpuan.

Penelitian ini menegaskan bahwa MEH merupakan alat prediksi yang efektif dalam analisis perilaku lentur balok baja, namun tetap memerlukan validasi eksperimental untuk memastikan akurasi hasil perhitungan. Temuan ini bermanfaat dalam perencanaan struktur baja, khususnya untuk memastikan keselamatan dan efisiensi desain.

References

Beer, F. P., Johnston Jr, E. R., DeWolf, J. T., & Mazurek, D. F. (2015). Mechanics of Materials (7th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Hibbeler, R. C. (2017). Structural Analysis (10th ed.). New Jersey: Pearson Prentice Hall.

Logan, D. L. (2016). A First Course in the Finite Element Method (6th ed.). Boston: Cengage Learning.

Cook, R. D., Malkus, D. S., & Plesha, M. E. (2014). Concepts and Applications of Finite Element Analysis (5th ed.). New York: John Wiley & Sons.

Gere, J. M., & Goodno, B. J. (2012). Mechanics of Materials (8th ed.). Stamford: Cengage Learning.

SNI 1729:2020. Spesifikasi untuk Bangunan Gedung Baja Struktural. Badan Standardisasi Nasional.

AISC (American Institute of Steel Construction). (2016). Steel Construction Manual (15th ed.). Chicago: AISC.

EN 1993-1-1. (2005). Eurocode 3: Design of Steel Structures – General Rules and Rules for Buildings. European Committee for Standardization.

Zienkiewicz, O. C., Taylor, R. L., & Zhu, J. Z. (2013). The Finite Element Method: Its Basis and Fundamentals (7th ed.). Oxford: Butterworth-Heinemann.

ASTM E8/E8M-21. (2021). Standard Test Methods for Tension Testing of Metallic Materials. ASTM International.

Jaya, N. M., & Saputra, H. (2021). Analisis Tegangan-Beban Balok Baja Menggunakan Metode Elemen Hingga. Jurnal Teknik Sipil, 14(2), 115–124.

Yulianto, A., & Ahmad, S. (2022). Studi Eksperimental Defleksi Balok Baja pada Pembebanan Terpusat. Jurnal Konstruksi dan Material, 7(1), 45–52.

Budiono, B., & Sangkertadi. (2018). Struktur Baja: Perencanaan dan Aplikasi. Bandung: ITB Press.

Edison Hatoguan Manurung, Sitasi google scholer

Downloads

Published

2026-02-04

How to Cite

Manurung, E. H., & Purnama Novyangga. (2026). ANALISIS METODE ELEMEN HINGGA DAN EKSPERIMENTAL PERHITUNGAN KURVA BEBAN LENDUTAN BALOK BAJA. Journal of Innovation Research and Knowledge, 5(9), 10439–10448. Retrieved from https://bajangjournal.com/index.php/JIRK/article/view/12348