ANALISIS TEORI SURVEILLANCE CAPITALISM DALAM KONTEKS KOMUNIKASI SIBER: STUDI KASUS PERSONALISASI IKLAN GOOGLE ADS “ANTARA ETIKA DAN REGULASI DIGITAL"
Keywords:
Surveillance Capitalism, Komunikasi Siber, Privasi Data, Google Ads, Etika Digital, UU PDP, Regulasi Hukum DigitalAbstract
Perkembangan teknologi dalam dunia digital termasuk didalamnya terkait komunikasi Siber telah mendorong transformasi dalam model bisnis dalam platform digital, khususnya dalam praktik personalisasi iklan yang makin personal disesuaikan dengan pola pikir, ketertarikan, serta preferensi aktif maupun pasif dari pengguna media yang didasarkan dengan data pengguna. Fenomena ini dikenal sebagai Surveillance Capitalism, suatu rezim ekonomi baru yang dikemukakan oleh Shoshana Zuboff, di mana perilaku manusia menjadi bahan mentah untuk produksi dan prediksi nilai ekonomi. Dalam hal ini pemilik media menggunakan bank data dari perilaku, ketertarikan, preferensi, latar belakang, bahkan orientasi serta ketertarikan seksual dari pengguna media yang didapatkan dari seluruh aktifitas digital pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik personalisasi iklan Google Ads khususnya di Indonesia sebagai lokasi penelitian, dengan menyoroti melalui kacamata etika dan regulasi digital. Teori utama yang digunakan adalah Surveillance Capitalism (Zuboff), serta kemudian diukur dengan teori etika diskursus Habermas dan etika komunikasi siber. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi kasus dan analisis isi terhadap dokumen kebijakan, terms of service, serta regulasi nasional seperti UU PDP. Temuan menunjukkan bahwa Google Ads memanfaatkan sistem pelacakan perilaku dan real-time bidding untuk mengeksploitasi data pengguna secara sistematis. Praktik ini menimbulkan pertanyaan etis terkait otonomi, transparansi, dan kontrol data pribadi, serta memperlihatkan adanya celah regulasi dalam hukum perlindungan data di Indonesia dan regulasi Hukum digital . Implikasinya, dibutuhkan pendekatan kebijakan yang lebih ketat, literasi digital yang kuat, dan kesadaran etis di tengah ekosistem digital yang semakin invasif.
References
Aprilia Sari, E. (2020). Pengumpulan dan Pemanfaatan Data Pribadi dalam Layanan Digital. BIBLIOTIKA: Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi, 4.
Capurro, R. (2008). Intercultural Information Ethics: Foundations and Applications. Journal of Information, Communication and Ethics in Society, 6(2), 116–126.
Craig, R. T. (1999). Communication Theory as a Field. Communication Theory, 9(2), 119–161.
Foini, D. (2023). Personal Autonomy and Surveillance Capitalism: Possible Future Developments. Journal of Ethics and Technology.
Habermas, J. (1990). Moral Consciousness and Communicative Action (C. Lenhardt & S. W. Nicholsen, Trans.). Cambridge, MA: MIT Press.
Hidayat, S., Muhammad, W., & Isdayanti, P. L. (2024). Digital Marketing Ethics in the Age of AI: A Comparative Analysis of Transparency and Consumer Trust in E-Commerce Platforms. Journal of Management and Informatics, 4(1).
Johnson, E. (2019). Google and Facebook Have Become ‘Antithetical to Democracy’. Vox. Retrieved from https://www.vox.com
Larasati, A. K., Widyaningsih, A., & Aryanto, C. A. (2023). Keterlibatan Hukum dan Etika di Era Internet. Indigenous Knowledge. Universitas Sebelas Maret.
Pasquale, F. (2015). The Black Box Society: The Secret Algorithms That Control Money and Information. Harvard University Press.
Rafsan. (2025). Dampak Sosial dari Privasi Data dalam Sistem Informasi: Analisis Multidisipliner. Kompasiana.
Sayedi, A. (2018). Real-Time Bidding in Online Display Advertising. Marketing Science, 37(4).
Setianingrum, R. B., Dewata, M. F. N., & Mashdurohatun, A. (2024). The social media algorithms & personal data protection: The comparative study of European Union, China & Indonesian law. Jurnal Pembaharuan Hukum, 11(1).
Tania, S. (2023). Mengeksplorasi Paradoks Privasi Gen-Z dalam Personalisasi Iklan di Media Digital. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi. Universitas Gadjah Mada.
Utama, R. S., Rahmatunnisa, M., & Solihah, R. (2025). Deconstructing the Threat of Technology: A Critique of Surveillance Capitalism and Its Implications for E-Democracy. JWP (Jurnal Wacana Politik).
Vanka, N., Fitristia, N., Edrea, J., & Handayani, S. (2025). Perlindungan Data Pribadi dalam E-Commerce: Analisis Penerapan UU PDP pada Platform Shopee. Musytari: Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, 16(7), 51–60.
Walidin, & Tabrani, Z. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif & Grounded Theory. Jakarta: Rajawali Pers.
Zuboff, S. (2019). The Age of Surveillance Capitalism: The Fight for a Human Future at the New Frontier of Power. New York: PublicAffairs.
