DAMPAK KOMUNIKASI EFEKTIF PADA KUALITAS COLLABORATIVE CARE DI PELAYANAN KESEHATAN (THE IMPACT OF EFFECTIVE COMMUNICATION ON THE QUALITY OF COLLABORATIVE CARE IN HEALTH SERVICES)
Keywords:
Collaborative Care, Komunikasi Efektif, Pelayanan KesehatanAbstract
Kolaborasi interprofesional di rumah sakit memerlukan komunikasi efektif antar tenaga kesehatan dari berbagai profesi untuk mewujudkan pelayanan berpusat pada pasien yang optimal. Komunikasi ini tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun empati, kepercayaan, dan hubungan kerja positif. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis dampak komunikasi efektif terhadap kualitas collaborative care di pelayanan kesehatan, khususnya dalam menciptakan hubungan kerja antarprofesi. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dari 10 jurnal terpilih melalui database Google Scholar, Garuda dan PubMed, dengan kata kunci “komunikasi”, “collaborative care”, dan “pelayanan kesehatan”. Dari 35 artikel awal, seleksi menghasilkan 10 studi relevan yang diintegrasikan untuk menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil dari analisis menunjukkan bahwa komunikasi efektif dalam collaborative care memberikan dampak positif bagi pasien dan keluarga (perawatan lebih aman dan nyaman), tenaga kesehatan (hubungan kerja yang harmonis), serta sistem pelayanan rumah sakit secara keseluruhan. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan komunikasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
References
CM, C., & VL, P. (2018). Interpersonal communication in healthcare. Journal of Medicine and Life, 11(2), 119–122.
Erjavec, K., Knavs, N., & Bedenčič, K. (2022). Communication in interprofessional health care teams from the perspective of patients and staff. Journal of Health Sciences RESEARCH, 12(1), 29–37.
Faizin, F. Z., Ulinnuha, L., Huda, N., & Uswiyah, N. (2025). Jurnal Kesehatan Ilkmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific DENGAN INTER PROFESIONAL Huda, Ikfina Himmati, Rana A M Albatta, Rizki Fadillah, Zakia Nurul Hikmah, Azizah Khoiriyati Magister Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Komunika. Jurnal Kesehatan IIkmiah Indonesia, 10(1).
Fegy, A. I., Made, S., & Asmat, B. (2024). Gambaran Komunikasi Efektif Antar Tenaga Kesehatan Di Instalasi Bedah Sentral: A Qualitative Study. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(5), 2141–2150.
Lumbantoruan, H. C., & Nurhidayah, R. E. (2023). Implikasi Kolaborasi Interprofesional Terhadap Layanan Keperawatan Berdasarkan Perfektif Holistic Care: Systematic Review. 8(1), 1–16.
Mardiana, S. S., Kristina, T. N., & Sulisno, M. (2019). Penerapan Komunikasi SBAR Untuk Meningkatkan Kemampuan Perawat Dalam Berkomunikasi Dengan Dokter. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 10(2), 273–282.
Millu, P. N. (2023). Komunikasi SBAR Perawat Dan Dokter Dalam Kolaborasi Interprofesional Di Rumah Sakit X. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Keperawatan, 1(3), 182–194.
Muharni, S., Wardhani, U. C., & Yusniar, Y. (2023). Hubungan Pelaksanaan Handover SBAR dengan Komunikasi Interprofesional Perawat di RSUD Kota Tanjungpinang Tahun 2023. Jurnal Medika Husada, 3(2), 31–37.
Murdiany, N. A., Pertiwiwati, E., & Setiawan, H. (2021). Hubungan Komunikasi Interprofesional Dengan Kolaborasi Perawat-Dokter Di Irna Rsud H.Damanhuri Barabai. Journal of Nursing Invention, 2(1), 41–48.
Nuraliza, S. (2024). Hubungan Komunikasi Efektif Dengan Interprofessional Collaboration Di Ruang Instalasi Bedah Sentral Rsd Gunung Jati Cirebon. Jurnal Inovasi Global, 2(10), 1601–1616.
Paramitha, D. S., Rita, & MPR, A. R. A. M. (2022). Pentingnya Kualitas Komunikasi Perawat Dan Dokter Sebagai Upaya Peningkatan Kepuasan Pasien Di Rumah Sakit. Jurnal Keperawatan Suaka Insan, 7(2), 188–194.
Sinaga, W. A. (n.d.). Peran Interprofessional Collaboration ( IPC ) dalam Manajemen Diabetes Melitus sebagai Upaya dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan. 1–5.
Suardana, I. K., Rasdini, I. G. A. A., & Hartati, N. N. (2018). Pengaruh Metode Komunikasi Efektif Sbar Terhadap Efektifitas Pelaksanaan Timbang Terima Pasien Di Ruang Griyatama Rsud Tabanan. Jurnal Skala Husada, 15(1), 43–58.
