IDENTIFIKASI PUPUK ORGANIK KOTORAN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KANGKUNG DARAT (Ipomea reptans Poir.)

  • Riky Geissler Wally Agroteknologi, Fakultas Teknik dan Pertanian, Universitas Nani Bili Nusantara (UNBN) Sorong

Keywords

Pupuk Organik Kotoran Sapi,, Tanaman Kangkung Darat (Ipomea reptans Poir)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Remu Distrik Sorong. bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah batang kangkung darat dan pupuk organik kotoran sapi. alat yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari cangkul, parang, ember, meteran, lanjaran, tali, alat tulis menulis dan kamera.

 Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Rancangan  Acak Kelompok (RAK) satu faktor yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 12unit satuan percobaan. Penelitian ini selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan analisis ovarian (anova) sesuai dengan rancangan yang digunakan apabila berpengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 0,05 persen.

Pupuk organik kotoran sapi berpengaruh terhadap pertumbuhan tinggi tanaman untuk perlakuan K3 dan K2 memberikan pengaruh yang berbeda nyata dengan perlakuan K1 dan K0 terhadap tinggi tanaman kangkung darat. pupuk organik kotoran sapi berpengaruh terhadap pertumbuhan jumlah helai daun untuk perlakuan K3 dan K2 memberikan pengaruh yang berbeda nyata dengan perlakuan K1 dan K0 terhadap jumlah helai daun tanaman kangkung darat.  terlihat bahwa pengaruh pemberian pupuk kotoran sapi terhadap rata-rata jumlah daun tanaman kangkung darat terbanyak pada umur 21 hari setelah tanam diperoleh pada perlakuan K3 (400 gr + 300 gr) sebanyak 13,3 helai daun dan rata-rata jumlah daun terendah pada K0 (kontrol) sebanyak 8,28 helai daun.

References

[1] Abidin, M. Y., & Dewi, E. N. (2024). Pengaruh Penambahan Kotoran Sapi Terhadap Karakteristik Pupuk Organik.Adnan, A., Salim & Armaini. 2013. Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kangkung Darat (Ipomea reptans Poir.).

[2] Aulya, N. R. (2025). Biostimulants research overview. Jurnal Biologi Tropis

[3] Biofarma. (2024). Manfaat Kangkung bagi Kesehatan. https://www.biofarma.co.id/manfaat kangkung bagi kesehatan

[4] Edi, S. (2014). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kangkung Darat (Ipomea reptans Poir.)

[5] Hidayat. (2019). Klasifikasi Tanaman Kangkung (Ipomea reptans Poir.)

[6] Juhaeti, Titi & Hidayati, N. 2014. Prospek dan Teknologi Budi Daya Beberapa Jenis Sayuran Lokal. Jakarta : LIPI Press.

[7] Iriyani, Dwi; Nugrahani, Pangesti. 2014. Kandungan Klorofil, Karotenoid dan Vitamin C beberapa Jenis Sayuran Daun pada Pertanian Periurban di Kota Surabaya. Jurnal Matematika, Sains dan Teknologi, Volume 15, Nomor 2.

[8] Muntashilah, Ummi H; Islami, Titiek; Sebayang, Husni T. 2015. Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Sapi dan Pupuk Nitrogen terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea Reptans. Poir). Jurnal Produksi Tanaman, Volume 3, Nomor 5.

[9] Parawansa, Ismaya. 2014. Interval Waktu Pemberian Pupuk Organik Cair Urin Sapi pada Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea Reptans Poir). Jurnal Agrisistem. ISSN 1858-4330.

[10] Susilo, Djoko E. 2014. Pertimbangan Visual dan Fisiologis sebagai Kriteria Panen Kangkung Darat akibat Pemberian Kapur Dolomit di Tanah Gambut. Anterior Jurnal Volume 15 Nomor 1.

[11] Vandani, Y., dkk. (2020). Pengaruh Paket Pupuk Organik, Anorganik, Pupuk Hayati Terhadap Sifat Tanah dan Hasil Tanaman Kangkung Darat (Ipomea reptans Poir.)

2026-04-05