HUBUNGAN ANTARA SELF-COMPASSION DENGAN LONELINESS PADA MAHASISWA DI BALI
Keywords
Self-Compassion, Loneliness, Mahasiswa, Dewasa AwalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dan loneliness pada mahasiswa di Bali. Mahasiswa sebagai individu yang berada pada tahap perkembangan dewasa awal rentan mengalami kesepian akibat tuntutan akademik, perubahan lingkungan sosial, serta proses penyesuaian diri. Self-compassion dipandang sebagai salah satu faktor protektif yang dapat membantu individu mengelola pengalaman emosional negatif, termasuk perasaan kesepian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif-korelasional. Sampel penelitian berjumlah 287 mahasiswa aktif di Bali yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Self-Compassion Scale (SCS) yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia dan terdiri dari 25 aitem valid, serta UCLA Loneliness Scale Version 3 yang terdiri dari 20 aitem. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s rho karena data tidak berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang sangat kuat dan signifikan antara self-compassion dan loneliness (r = -0,853; p < 0,01). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat self-compassion yang dimiliki mahasiswa, maka semakin rendah tingkat loneliness yang dirasakan. Temuan ini mengindikasikan bahwa self-compassion berperan sebagai faktor protektif dalam membantu mahasiswa mengelola perasaan kesepian dan menjaga kesejahteraan psikologis.
References
[1] Azwar, S. (2017). Reliabilitas dan Validitas. Pustaka Pelajar.
[2] Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. (2025, 19 Februari). Jumlah Perguruan Tinggi, Dosen, dan Mahasiswa (Negeri dan Swasta) di Bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Bali, 2024. Diakses pada 25 Oktober 2025, dari https://l1nq.com/balibpsgoidstatistictable3Y21kVG
[3] Baron, R. A., & Byrne, D. (2005). Social psychology (10th ed.). Pearson. https://id.scribd.com/document/663516046/Baron-Social-Psychology
[4] Darmawan, F. (2023). Dukungan Teman Sebaya Terhadap Kesepian Pada Mahasiswa Rantau. Universitas Muhammadiyah Malang
[5] De Jong Gierveld, et al. (2006). The Cambridge Handbook Of Personal Relationships: Loneliness and Social Isolation. Cambridge University Press https://www.academia.edu/10404946/Loneliness_and_Social_Isolation
[6] Germer, C. K. (2009). The Mindful Path To Self-Compassion: Freeing Yourself From Destructive Thoughts and Emotions. Guilford Press.
[7] Gilbert, P. (Ed.). (2005). Compassion: Conceptualisations, Research And Use In Psychotherapy. Routledge. https://self-compassion.org/wpcontent/uploads/ publications/GilbertCFT.pdf
[8] Hidayati, D. S. (2015). Self Compassion Dan Loneliness. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 3(1), 154–164. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/jipt/article /download/2136/2284/5248
[9] Marbun, M. W. (2023). Hubungan self-compassion terhadap kesepian pada mahasiswa rantau Universitas Islam Riau. Universitas Islam Riau. https://repository.uir.ac.id/23366/
[10] Neff, K. (2003). Self-Compassion: Stop Beating Yourself Up and Leave Insecurity Behind. Harper Collins e-books.
[11] Nuzuli, A. C., et al. (2023). Faktor Kesepian Pada Remaja: Tinjauan Sistematik. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 1(2), 1–10. https://jurnal.intekom.id/index.php/njms/article/view/156
[12] Pangestika, V. W., et al. (2024). Comparative Study Of Loneliness In Indonesian and Malaysian Students. Psikoislamedika: Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, 9(1), 1–12. https://jurnal.arraniry.ac.id/index.php/Psikoislam/ article/view/22743
[13] Papalia, D. E., & Martorell, G. (2024). Experience Human Development (15th ed.). McGraw-Hill Education.
[14] Peplau, L. A., & Perlman, D. (1982). Loneliness: A Sourcebook Of Current Theory, Research and Therapy. John Wiley & Sons.
[15] Putri, S. A. (2019). Hubungan Self-Compassion Dengan Loneliness (Studi Pada Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau). Universitas Islam Riau. https://repository.uin-suska.ac.id/24799/
[16] Rinaldi, M. R. (2021). Kesepian Pada Mahasiswa Selama Pandemi COVID-19 Di Indonesia. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 11(3), 267–277. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jptt/article/view/11885
[17] Russell, D. (1996). UCLA Loneliness Scale Version 3: Reliability, validity, and factor structure. Journal of Personality and Social Psychology. https://www.researchgate.net/publication/14623374_UCLA_Loneliness_Scale_Version_3_Reliability_Validity_and_Factor_Structure
[18] Sahir, S. H. (2021). Metodologi Penelitian. Penerbit KBM Indonesia.
[19] Santrock, J. W. (2021). Life-Span Development (18th ed.). McGraw-Hill Education.
[20] Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. CV Alfabeta. https://id.scribd.com/document/691644831/Metode-Penelitian-2022-SUGIYONO
[21] Sunanjar, S. (2018). Aspek kesepian menurut Russell: Aplikasi pada mahasiswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 10(1), 50–65.
[22] Susanti, A. (2019). Hubungan Antara Self-Compassion Dan Loneliness Pada Mahasiswa. Universitas Indonesia. https://core.ac.uk/download/ pdf/287122078.pdf
[23] Susanto, N. A. (2025). Hubungan Antara Self Compassion Dengan Loneliness Pada Mahasiswa Perantau Psikologi Universitas Medan Area. Universitas Medan Area. https://repositori.uma.ac.id/jspui/handle/ 123456789/27205
[24] Weiss, R. S. (1973). Loneliness: The Experience Of Emotional and Social Isolation. MIT Press. https://id.scribd.com/document/894296893/Loneliness-the-Experience-of-Emotional-and-Social-Robert-S-Weiss-John-Bowlby-C-Murray-Parkes-Helena-Z-The-MIT-Press-Classics-Cambridge





