FILSAFAT ILMU EPISTEMOLOGI SEBAGAI PARADIGMA PENGEMBANGAN ILMU HUKUM KESEHATAN DI INDONESIA

  • Asep Sapsudin Program Studi Magister Hukum Kesehatan, Universitas Islam Nusantrara
  • Novi Septiani Program Studi Magister Hukum Kesehatan, Universitas Islam Nusantrara
  • Muhamad Sidik Program Studi Magister Hukum Kesehatan, Universitas Islam Nusantrara
  • Indah Mustika Sari Program Studi Magister Hukum Kesehatan, Universitas Islam Nusantrara

Keywords

Filsafat Ilmu, Ilmu Hukum, Epistemologi, Ontologi, Aksiologi, Pengembangan Hukum

Abstract

Abstract: Perkembangan ilmu hukum di Indonesia menunjukkan pergeseran dari pendekatan normatif menuju pendekatan yang lebih interdisipliner dan kontekstual, seiring meningkatnya kompleksitas permasalahan hukum modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran filsafat ilmu sebagai landasan dan arah pengembangan ilmu hukum di Indonesia dengan menitikberatkan pada dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual berbasis studi kepustakaan, yang dianalisis secara kualitatif melalui teknik deskriptif-analitis dan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ontologis, ilmu hukum berkembang dari sekadar norma tertulis menjadi fenomena sosial yang dinamis; secara epistemologis, terjadi perluasan metode penelitian melalui integrasi pendekatan normatif dan empiris; serta secara aksiologis, hukum diarahkan pada pencapaian keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum yang seimbang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa filsafat ilmu memiliki peran fundamental dalam membangun kerangka pengembangan ilmu hukum yang lebih reflektif, kritis, dan kontekstual. Kontribusi utama penelitian ini adalah penyusunan kerangka integratif yang menghubungkan ketiga dimensi filsafat ilmu sebagai dasar pengembangan ilmu hukum nasional berbasis nilai-nilai Pancasila

References

[1] Arifin, Z. (2022). Interdisciplinary approach in legal research: Bridging normative and empirical methods. Jurnal Ilmu Hukum, 21(1), 45–60. https://doi.org/10.30652/jih.v21i1.8087

[2] Flick, U. (2020). Introducing research methodology: A beginner’s guide to doing a research project (3rd ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781529716630

[3] Krippendorff, K. (2021). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781071878781

[4] Marzuki, P. M. (2021). Penelitian hukum (Revised ed.). Kencana. https://doi.org/10.1017/9781009021232

[5] Nugroho, S. (2021). Pancasila as the philosophical foundation in the development of national law. Pandecta Research Law Journal, 16(2), 210–222. https://doi.org/10.15294/pandecta.v16i2.31045

[6] Prasetyo, T. (2020). Legal positivism and its critique in contemporary legal studies. Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, 14(3), 233–248. https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v14no3.1890

[7] Rahardjo, S. (2021). Progressive law and the challenges of legal reform in Indonesia. Masalah-Masalah Hukum, 50(2), 155–166. https://doi.org/10.14710/mmh.50.2.2021.155-166

[8] Sari, D. A. (2023). Epistemological transformation in legal research methodology. Padjadjaran Journal of Law, 10(2), 145–160. https://doi.org/10.22304/pjih.v10n2.a5

[9] Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

[10] Susanto, R., & Lestari, P. (2022). Philosophy of science in legal studies: Conceptual and methodological perspectives. E-Journal of Law, 16(1), 1–15. https://doi.org/10.19184/e-jlh.v16i1.30812

[11] Wibisana, A. G. (2020). The development of legal science in Indonesia: Philosophical perspectives. Padjadjaran Journal of Law, 7(1), 1–15. https://doi.org/10.22304/pjih.v7n1.a1

[12] Zainuddin, M. (2020). Legal research methodology: Doctrinal and non-doctrinal approaches. Open Science Framework. https://doi.org/10.31219/osf.io/abcd1

2026-05-08