PENGARUH PENDAPATAN, AKSESIBILITAS, DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP ANAK PUTUS SEKOLAH DI DESA LOCE

  • Anatolia Suryati Luden Program Studi Pendidikan Geografi, FKIP, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Indonesia
  • Mikael Samin Program Studi Pendidikan Geografi, FKIP, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Indonesia
  • Arvita Rahmawati Program Studi Pendidikan Geografi, FKIP, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Indonesia

Keywords

Putus Sekolah, Pendapatan, Aksesibilitas, Motivasi Belajar

Abstract

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor pendapatan, aksesibilitas, dan motivasi belajar terhadap tingkat putus sekolah anak di Desa Loce, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai. Fenomena ini dianggap sebagai masalah ruang yang kompleks, di mana aspek geografis berinteraksi dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan populasi sebanyak 60 rumah tangga yang memiliki anak putus sekolah, diambil melalui sensus. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel ketiga tersebut berpengaruh signifikan terhadap putus sekolah dengan nilai F-hitung 104,756 dan signifikansi 0,000, serta nilai R² sebesar 0,851, yang berarti 85,1% variasi anak putus sekolah dapat dijelaskan oleh faktor-faktor ini. Secara parsial, pendapatan berpengaruh positif dan signifikan (t-hitung 4,236, sig. 0,000), dengan rata-rata pendapatan orang tua Rp 1.182.500 per bulan, sebagian besar bekerja sebagai petani, nelayan, dan buruh harian. Aksesibilitas juga berpengaruh positif dan signifikan (t-hitung 2,765, sig. 0,008), dengan kondisi jalan rusak, jarak dekat hingga agak jauh ke sekolah, serta kondisi transportasi dan topografi yang kurang baik. Motivasi belajar memiliki pengaruh positif dan signifikan (t-hitung 2,354, sig. 0,026), dengan sebagian besar anak memiliki motivasi intrinsik rendah dan belajar karena takut hukuman. Anak putus sekolah paling banyak terjadi pada jenjang SMP, khususnya kelas 7, serta lebih banyak terjadi pada anak laki-laki.

References

[1] Abd Rahman, B. P. . M. S. A. . F. A. . K. Y. . & Y. Y. (2022). Pengertian_Pendidikan_Ilmu_Pendidikan_Da. L-Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 1–8.

[2] Adetou, D. (2024). Factors affecting school dropout : Comparative study of rural and urban settings. 5(2).

[3] Alifa Nur, V. (2023). Analisis Faktor Penyebab Meningkatnya AngkaPutus Sekolah Di Indonesia Pada Tahun 2022. Jurnal Pendidikan Sultan Agung, 3(2), 175–182. https://jurnal.unissula.ac.id/index.php.jpsa/index

[4] Alit, D. M. (2021). Perkembangan Pendidikan Masyarakat Desa Golo Rengket, Kecamatan Pocoranaka, Kabupaten Manggarai Timur Tahun 2014-2019: Development of Community Education in Golo Rengket Village, Pocoranaka District, East Manggarai Regency 2014-2019. Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Ilmu Sosial, 2(1), 30–36. https://doi.org/10.5281/zenodo.5550012

[5] Dyah Ayu Puji Lestari, Santy Dinar Permata, & Anwas Mashuri. (2023). Membangun Karakter Religius Siswa Sekolah Dasar Melalui Pembiasaan Tadarus Al-Qur’an. Primary : Jurnal Keilmuan Dan Kependidikan Dasar, 15(1), 67–82. https://doi.org/10.32678/primary.v15i1.8394

[6] Faliyandra, F., Saryono, D., Sayono, J., & Zainuddin, M. (2025). Social Sciences & Humanities Open Participatory education for students at risk of dropping out of primary school in traditional farming communities. 12(July).

[7] Hernawati, R., Panie, M. Y., Neonufa, S., & Tajuddin, A. I. (2025). The role of family environment and learning motivation in the dropout phenomenon among students in Eastern Indonesia border regions. 5.

[8] KOHAR, MINTAWATI, HESRI, ALBERT, JHONI, SIPAYUNG, ISKANDAR, VERIANTI, & GIRI. (2024). Analisis Peran Pendidikan Dalam Meningkatkan Kualitas Dan Keterampilan Sumber Daya Manusia Di Indonesia: Kajian Literatur. VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan, 4(1), 35–41. https://doi.org/10.51878/vocational.v4i1.3941

[9] Masykuri, I. A., Patimah, S., Warisno, A., Saputra, M. I., & Hidayah, N. (2025). Faktor Penyebab dan Dampak Tingginya Angka Putus Sekolah. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 7986–7989. http://jptam.org/index.php/jptam/article/view/2582

[10] Prastiwi, H. B., & Huwae, A. (2025). Berjuang Ditengah Kesulitan: Potret Academic Well-being Mahasiswa Difabel di Perguruan Tinggi Inklusif. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 7(1), 1–12. https://doi.org/10.51214/002025071234000

[11] Prayitno, G., Hasyim, A. W., & K Gusti, H. I. (2020). Model pertumbuhan kota (urban growth) di Kabupaten Manggarai Timur sebagai administrasi wilayah baru (startup). Region : Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Perencanaan Partisipatif, 15(2), 225. https://doi.org/10.20961/region.v15i2.38063

[12] Sunarti Isi, H., Doke, S., & Toy, S. M. (2020). Factors Related to Musculoskeletal Disorders (MSDs) on Traditional Fabric Weavers in Loce Village. Journal of Community Health, 4(1), 56. https://doi.org/10.35508/ljch

[13] Sunimbar, S., Hasan, M. H., Sukmawati, S., Manek, A. H., & Andrinata, A. (2023). Pemetaan Fasilitas Publik Desa Fatumnasi Kecamatan Fatumnasi Kabupaten Timor Tengah Selatan. Kelimutu Journal of Community Service, 3(2), 92–97. https://doi.org/10.35508/kjcs.v3i2.13626

[14] Syarief, N. S., Pangestu, A. A., Putri, H. K., Filkhaqq, T. A., & Harjanti, G. Y. N. (2022). Karakteristik Dan Model Pendidikan Bagi Anak Tuna Daksa. Ej, 4(2), 275–285. https://doi.org/10.37092/ej.v4i2.337

[15] Syarifuddin, A. (2024). DENGAN MINAT BACA SISWA MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 DEMAK. SKRIPSI.

[16] Tue, F., Lasulika, C. T., Hasim, H., & Nurfaika, N. (2024). Dialektika Alam dan Manusia dalam Perspektif Geografi Sosial (Sebuah Kajian Tentang Interaksi Timbal Balik Lingkungan dan Manusia). Journal Of Social Science Research, 4(6), 4844–4853.

[17] Ulfa, M., & Solehah, A. (2023). Fenomena Kependudukan Dalam Perspektif Ruang Masyarakat di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember ( Population Phenomena in the Perspective of Community Space in Kemiri Village , Panti District , Jember Regency ). 2(2), 121–133.

2026-05-08