ANALISIS DAN STRATEGI PENINGKATAN KINERJA KESELAMATAN PERTAMBANGAN MENUJU TINGKATT RESILIENT PADA PT. SUMBERDAYA ARINDO
Keywords
Keselamatan Pertambangan, Safety Maturity Level, Resilient, Strategi Peningkatan, Mitigasi RisikoAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merumuskan strategi peningkatan kinerja keselamatan pertambangan PT Sumberdaya Arindo dari tingkat Terencana (0,77) menuju tingkat Resilient (≥0,90) serta strategi mitigasi risiko kesehatan, keselamatan, dan lingkungan kerja berdasarkan Kepdirjen Minerba No. 10.K/MB.01/DJB.T/2023. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 114 responden melalui kuesioner, wawancara mendalam, observasi lapangan, dan tinjauan dokumen. Hasil penilaian tahun 2025 menunjukkan nilai total 0,76 (kategori Terencana), dengan indikator Partisipasi Pekerja Tambang berada pada tingkat Proaktif (0,13), Tanggung Jawab Pimpinan Unit Kerja (0,28) dan Analisis Statistik Kecelakaan (0,16) pada tingkat Terencana, serta Upaya Pengendalian (0,19) pada tingkat Reaktif sebagai gap terbesar. Strategi yang direkomendasikan meliputi penguatan kepemimpinan keselamatan, peningkatan partisipasi pekerja, pengembangan indikator pendahulu, pengendalian risiko kritis, budaya keselamatan, kompetensi pekerja, pembelajaran organisasi, dan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan konsep resilience-based safety dan menjadi dasar penyusunan program keselamatan pertambangan berkelanjutan menuju tingkat Resilient.
References
[1]Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, 2023, Keputusan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 10.K/MB.01/DJB.T/2023 tentang Petunjuk Teknis Penilaian Tingkat Pencapaian Kinerja Keselamatan Pertambangan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Jakarta.
[2] Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, 2023, Penerimaan Negara Sektor Minerba November 2023 Capai 183,50 Triliun Rupiah, Laporan Kinerja Kementerian ESDM, Jakarta.
[3] Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, 2019, Keputusan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 185.K/37.04/DJB/2019 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Keselamatan Pertambangan dan Pelaksanaan, Penilaian, dan Pelaporan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Jakarta.
[4] Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, 2018, Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 26 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik dan Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Jakarta.
[5] Al Gifari, M., Santoso, B., dan Nugroho, A., 2024, Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan di PT Mitrabara Adiperdana Tbk Berdasarkan Kepdirjen Minerba No. 10 Tahun 2023, Jurnal Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pertambangan, No.2, Vol.7, 112-125.
[6] Simorangkir, D., dan Modjo, R., 2026, Analisis Tingkat Kematangan Keselamatan pada Perusahaan Tambang Nikel di Indonesia, Jurnal Manajemen Keselamatan Pertambangan, No.1, Vol.9, 45-62.
[7]Hudson, P. T. W., 2001, Safety Management and Safety Culture: The Long, Hard and Winding Road, dalam Pearse, W., Gallagher, C., dan Bluff, L. (ed.): Occupational Health and Safety Management Systems: Proceedings of the First National Conference, Crown Content, Melbourne.
[8] Davuluri, A. K., dan Nagarajan, K., 2014, Safety Maturity Model, Proceedings of the Twenty-second Safety-Critical Systems Symposium, Brighton, UK, Februari 2014.
[9] Creswell, J., 2016, Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
[10] Widodo, B., dan Ayuni, A., 2025, Laporan Pelaksanaan Penilaian Tingkat Pencapaian Kinerja Keselamatan Pertambangan, PT Sumberdaya Arindo, Tanjung Buli.
[11] Miles, M. B., dan Huberman, A. M., 1994, Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook, Ed.2, Sage Publications, Thousand Oaks.
[12] Hollnagel, E., 2011, Prologue: The Scope of Resilience Engineering, dalam Hollnagel, E., Pariès, J., Woods, D. D., dan Wreathall, J. (ed.): Resilience Engineering in Practice: A Guidebook, Ashgate, Farnham.





