ANALISIS NATRIUM DIKLOFENAK PADA JAMU ASAM URAT YANG BEREDAR DIKABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

  • Muhammad Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Mi’rajunnisa Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Muhammad Awaluddin Padjrin Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Yulianita Pratiwi Indah Lestari Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Risa Adhyani Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Keywords

Uric Acid Herbal Remedies, Sodium Diclofenac, Thin Layer Chromatography (TLC), UV-Vis Spectrophotometer, Method Validation

Abstract

Abstract: The government has strictly prohibited traditional medicines from containing chemical substances, whether derived from isolation or synthetic processes. Sodium diclofenac, which falls under the category of Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAIDs), is often misused in herbal preparations. This study aims to detect the presence of sodium diclofenac in illegal gout herbal products circulating in Hulu Sungai Tengah Regency using Thin Layer Chromatography (TLC), alongside UV-Vis spectrophotometry for quantitative analysis. The method has met the validation parameters (linearity, precision, accuracy, LOD, and LOQ). Qualitative analysis results idetitied that 1 of 5 herbal samples, J1, tested positive for sodium diclofenac with an Rf value of 0.64. The UV-Vis spectrophotometer method utilizing methanol as a solvent has met the validation parameters, with results showing r = 0.9998, %RSD = 0.38%, and % recovery = 100.74%. The LOD is 0.4862 ppm, and the LOQ is 1.6206 ppm. The concentration of sodium diclofenac in sample J1 is 17.7475 mg/1g (1.77%). Based on the analysis results, it is known that one of the gout herbal products circulating in Hulu Sungai Tengah Regency tests positive for sodium diclofenac. It is imperative that the BPOM conducts continuous monitoring of the circulation of herbal products in the community in order to reduce the incidence of herbal products containing BKO.

References

[1] Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2016). Hasil pengawasan obat tradisional mengandung bahan kimia obat. BPOM RI.

[2] Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2021). Temuan obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetika mengandung bahan kimia obat. BPOM RI.

[3] Andini, P. M., Nisa, M., Citra, K. M., Rachman, R. M., Octavia, R., Nisa, S., Afri, N. S., Dewi, K. S., Razni, S., Salimah, S., & Rahmadani. (2022). Analisis bahan kimia obat natrium diklofenak pada jamu asam urat yang beredar di Kota Banjarmasin. Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia, 5(2).

[4] Dalimunthe, G. I., & Syahputra, R. A. (2021). Edge activator: Effect of concentration variation of Tween 80 on characteristics and rate of diffusion transfersome sodium diclofenac. Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 3(2). http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jsscr

[5] Dewi, L., Hendrayanti, H., & Nurhayati, C. (2020). Pemeriksaan bahan kimia obat (BKO) natrium diklofenak dalam beberapa sediaan jamu rematik yang beredar di Pasar Purwadadi Subang. Jurnal Sabdariffarma, 8(1), 5–10.

[6] Harmita, H. (2004). Petunjuk pelaksanaan validasi metode dan cara perhitungannya. Majalah Ilmu Kefarmasian, 1(3), 117–135. https://doi.org/10.7454/psr.v1i3.3375

[7] Hasan, M., & Kaspul. (2024). Kajian etno-farmakologi tumbuhan obat pada masyarakat adat Suku Dayak Meratus di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan Kabupaten Balangan. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi. Universitas Lambung Mangkurat.

[8] Indriatmoko, D., Rudiana, T., & Saefullah, A. (2019). Analisis kandungan parasetamol pada jamu pegal linu yang diperoleh dari kawasan industri Kecamatan Kibin Kabupaten Serang. Jurnal ITEKIMA, 5(1).

[9] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan nasional RISKESDAS 2018: Penyakit sendi. Kementerian Kesehatan RI.

[10] Noviardi, H., Sari, L. S., & Malik, W. (2016). Optimasi waktu maserasi sildenafil sitrat dalam jamu kuat yang beredar di Bogor Barat. Jurnal Farmamedika, 1(2).

[11] Primadiamanti, A., Feladita, N., & Rositasari, E. (2018). Identifikasi hidrokuinon pada krim pemutih racikan yang beredar di Pasar Tengah Bandar Lampung secara kromatografi lapis tipis (KLT). Jurnal Analis Farmasi, 3(2), 94–101.

[12] Pusparini, I. D., & Triyantoro, B. (2018). Deskripsi kadar formalin pada tahu putih yang dijual di Pasar Segamas Kabupaten Purbalingga tahun 2017. Jurnal Buletin Keslingmas, 37(2), 117–125.

[13] Riyanto. (2014). Validasi & verifikasi metode uji: Sesuai dengan ISO/IEC 17025 laboratorium pengujian dan kalibrasi. Deepublish.

[14] Rohman, A. (2014). Spektroskopi inframerah dan kemometrika untuk analisis farmasi. Pustaka Pelajar.

[15] Rosyada, E., Muliasari, H., & Yuanita, E. (2019). Analysis of diclofenac as drug chemical in jamu for rheumatism sold in Mataram City. Jurnal Ilmiah Farmasi, 15(1), 12–19. http://journal.uii.ac.id/index.php/JIF

[16] Sahumena, H. M., Ruslin, Asriyanti, & Djuwarno, N. E. (2020). Identifikasi jamu yang beredar di Kota Kendari menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 2(2). http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jsscr

[17] Saputra, F. I., Puspita, P. P. H., & D. K., S. (2024). Analysis of sildenafil citrate in male stamina herbal medicines from the Magelang region, Central Java using thin-layer chromatography and UV spectrophotometry. Acta Pharmaciae Indonesia, 12(1), 11964. https://doi.org/10.20884/1.api.2024.12.1.11964

[18] Setyowati, A., Nur, A. V., Slamet, & Rahmasari, K. S. (2021). Analisis kandungan bahan kimia obat natrium diklofenak pada sediaan jamu pegal linu yang beredar di Kabupaten Pekalongan dengan metode KCKT (Kromatografi Cair Kinerja Tinggi) (Skripsi sarjana). Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan.

2026-06-25