ANALISIS SPASIAL DAYA DUKUNG LAHAN UNTUK ARAHAN PENGEMBANGAN PERMUKIMAN KECAMATAN TUMINTING
Keywords
Daya Dukung Lahan, Kemampuan Pengembangan Lahan, Permukiman, SIG, Kecamatan TumintingAbstract
Perkembangan kawasan perkotaan menyebabkan meningkatnya kebutuhan lahan permukiman sehingga diperlukan evaluasi daya dukung lahan sebagai dasar pengembangan yang berkelanjutan. Kecamatan Tuminting merupakan salah satu kawasan di Kota Manado yang mengalami perkembangan permukiman cukup pesat sehingga diperlukan kajian mengenai kemampuan dan daya dukung lahannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan pengembangan lahan dan daya dukung lahan untuk pengembangan permukiman di Kecamatan Tuminting. Metode yang digunakan adalah analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui teknik overlay terhadap sembilan parameter satuan kemampuan lahan, yaitu morfologi, kemudahan dikerjakan, kestabilan lereng, kestabilan pondasi, ketersediaan air, drainase, bahaya erosi, pembuangan limbah, dan potensi bencana. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan pengembangan lahan didominasi kelas cukup tinggi seluas 425,827 ha (81,0%). Analisis daya dukung lahan menghasilkan kawasan potensial seluas 417,696 ha (79,4%), sedangkan nilai daya dukung permukiman (DDPm) berkisar antara 1,65–1,76 pada periode 2026–2045, yang menunjukkan bahwa ketersediaan lahan masih mampu memenuhi kebutuhan ruang permukiman berdasarkan proyeksi pertumbuhan penduduk. Hasil penelitian ini memberikan dasar spasial bagi perencanaan pengembangan permukiman yang berkelanjutan dengan mengarahkan pembangunan pada kawasan yang memiliki daya dukung lahan memadai.
References
[1] Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
[2] Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang.
[3] Peraturan Daerah Kota Manado Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Manado Tahun 2023-2042.
[4] F. A. Tanie, B. V. J. Polii and M. Y. Memah, "Analisis Daya Dukung Lahan Permukiman Di Kota Manado," Agrisosioekonomi, vol. 19, no. 2, p. 1177 – 1188 , 2023.
[5] Nurfatimah, "Analysis of the Carrying Capacity of Settlement Land in Tamanggung District," INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi, vol. 1, no. 5, pp. 505-511, 2022.
[6] R. Hirmawan and B. Pigawati, "Daya Dukung Lahan Permukiman Kecamatan Gunungpati," Jurnal Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, vol. 11, no. 2, pp. 85-97, 2022.
[7] M. A. Lasaiba, "Spatial Analysis Of Land Carrying Capacity And Residential Growth In Sirimau District, Maluku Province, Indonesia," Jurnal GEOGRAFI: Geografi Dan Pengajarannya, vol. 22, no. 1, pp. 1-18, 2024.
[8] L. Muta'ali, Daya Dukung Lingkungan Untuk Perencanaan Pengembangan Wilayah, Yogyakarta: Badan Penerbit Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada, 2012.
[9] Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 20 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Analisis Aspek Fisik Dan Lingkungan, Ekonomi, Serta Sosial Budaya Dalam Penyusunan Rencana Tata Ruang.
[10] A. Saepulloh, M. D. Bhebhe and A. Anggara, "Carrying Capacity Analysis for Measuring Land Capability in Arid Area," Sriwijaya Journal of Environment, vol. 9, no. 3, p. 124–132, 2024.
[11] N. F. Ramadhani, F. M. Oroh, J. G. Potalangi, C. E. Pandelaki, M. D. M. Farera and L. N. Pangalila, "Penilaian Kerentanan Intrinsik Airtanah Terhadap Pencemaran Dengan Metode SINTACS di Kota Manado," Journal of Innovation Research and Knowledge, vol. 5, no. 6, pp. 7337-7348, 2025.
[12] N. F. Ramadhani, B. R. Sigar and D. H. Tulis, "Kajian Kemampuan Lahan Dalam Mendukung Implementasi Rtrw Di Kecamatan Airmadidi," CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, vol. 5, no. 4, p. 1588–1601, 2025.
[13] A. Faisol and Mashudi, "Estimation of Erosion Potentials through Utilization of Remote Sensing Data and The Universal Soil Loss Equation Model," urnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering), vol. 12, no. 1, p. 223–235, 2023.
[14] R. Ridha, N. U. Vipriyanti and I. A. Wiswasta, "Analisis Daya Dukung Lahan sebagai Pengembangan Fasilitas Perkotaan Kecamatan Mpunda Kota Bima Tahun 2015 – 2035," Jurnal Wilayah dan Lingkungan, vol. 4, no. 1, pp. 65-80, 2016.
[15] Widiatmaka, W. Ambarwulan, M. Y. J. Purwanto, Y. Setiawan and H. Effendi, "Daya Dukung Lingkungan Berbasis Kemampuan Lahan Di Tuban, Jawa Timur (Land Capability Based Environmental Carrying Capacity in Tuban, East Java)," Jurnal Manusia dan Lingkungan, vol. 22, no. 2, pp. 247-259, 2015.
[16] Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.





