Pelatihan Peningkatan Kapasitas Paguyuban UMKM Pada Event Car Free Night di Taman Edupark Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen

  • Faradila Anggun Surya Rini Politeknik Pariwisata Bali
  • Oneng Setya Harini Politeknik Pariwisata Bali
  • Matius Tinna Sarira Politeknik Pariwisata Bali
  • Mohamad Afriliandi Nur Nasution Politeknik Pariwisata Bali
  • Muhammad Syauqi Politeknik Pariwisata Bali
  • Tri Wartono Politeknik Pariwisata Bali
  • I Gusti Ayu Iin Purwanti Politeknik Pariwisata Bali
  • Lintang Kumalasari Politeknik Pariwisata Bali
  • Aprilian Agung Kurniawan Politeknik Pariwisata Bali
  • Muhammad Azzam Imaduddin Politeknik Pariwisata Bali
  • Bayu Endro Politeknik Pariwisata Bali
  • Julietta Amanda Putri Politeknik Pariwisata Bali
  • Risya Kusuma Wardani Politeknik Pariwisata Bali
  • Mohammad Luthfi Politeknik Pariwisata Bali
  • Rubian Saputra Politeknik Pariwisata Bali

Keywords

UMKM, Car Free Night, Taman Edupark, peningkatan kapasitas, manajemen event, mitigasi pengunjung

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas Paguyuban UMKM yang terlibat dalam Event Car Free Night di Taman Edupark Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen. Kegiatan dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan pengetahuan dan kemampuan praktis pelaku UMKM serta pemangku kepentingan kegiatan dalam memberikan pelayanan berorientasi pengunjung, mengelola usaha, dan mendukung penyelenggaraan event yang aman dan tertib. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan, penyampaian materi, diskusi interaktif, contoh praktik, dan evaluasi. Materi yang diberikan meliputi Sadar Wisata dan Sapta Pesona, SKA Pengunjung, SDM Pariwisata, Manajemen Event, Perhitungan Laba dan Rugi, serta Mitigasi Pengunjung. Sasaran kegiatan adalah Paguyuban UMKM, pelaku seni dan budaya, serta pengelola Event Car Free Night. Kegiatan dilaksanakan di Taman Edupark Gemolong pada tanggal 24 September 2026. Evaluasi menggunakan kuesioner skala Likert lima tingkat yang terdiri atas 20 pernyataan mengenai enam materi pelatihan dan manfaat kegiatan. Hasil observasi dan diskusi menunjukkan keterlibatan aktif peserta serta meningkatnya kesadaran mengenai pentingnya kualitas pelayanan, kebersihan, kenyamanan pengunjung, pencatatan keuangan sederhana, koordinasi event, dan mitigasi risiko pengunjung. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan pelaku UMKM untuk berpartisipasi secara profesional dalam Event Car Free Night sekaligus mendukung Taman Edupark sebagai ruang rekreasi publik dan event berbasis masyarakat.

References

Andi Mulyan, dkk. (2022). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata (Studi di Desa Masmas Kecamatan Batu Kaliang Utara Kabupaten Lombok Tengah). Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME), 8(3).

Andini, F., & Nugroho, S. (2023). Pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal di Jawa Tengah. Jurnal Geografi Pariwisata, 11(2), 88–99.

Angga Wijaya Holman Fasa, dkk. (2022) Implikasi Peran Destination Management Organization (DMO) – Destination Governance (DG) dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan

Budisusila dan Antonius.(2020). Aransemen Tata Kelola Destinasi Wisata Berbasis Komunitas yang Berkelanjutan.

Dewi, R. K., & Saputro, E. (2023). Peran pelatihan dalam meningkatkan kompetensi SDM pariwisata. Jurnal Pendidikan Pariwisata, 8(1), 45–55.

Hapsari, T., & Kurniawati, I. (2024). Strategi peningkatan daya saing desa wisata melalui kualitas layanan. Jurnal Manajemen Destinasi Wisata, 5(1), 1–12.

Jaringan Desa Wisata (2021). Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Lemy,dkk. (2021). Dampak Positif Ekonomi Sebagai Hasil Tata Kelola Destinasi Yang Berkelanjutan Di Desa Kutuh Kawasan Pantai Pandawa Bali.

UNWTO. (2021). Sustainable Development. https://www.unwto.org/sustainable- development.

UNWTO. (2022a). Sustainable Development. https://www.unwto.org/sustainable- development

Wibowo, Budi. (2022). Analisis Tata Kelola Kolaboratif Desa Wisata yang Mandiri dan Berkelanjutan: Investigasi Empiris dari Ngargoretno-Magelang.Volume 6 nomor 1.

Wijayanti, L., & Suryono, A. (2022). Pengembangan desa wisata berkelanjutan berbasis komunitas. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 1(1), 21–30

2026-11-01