PENERAPAN MESIN PEMBERSIH DRAINASE BERBASIS TEKNOLOGI TEPAT GUNA DI DESA BESILAM
Keywords
Teknologi Tepat Guna, Drainase, Pemberdayaan Masyarakat, Mitigasi Banjir, Desa BesilamAbstract
Penyumbatan saluran drainase oleh sampah dan endapan lumpur menjadi penyebab berulangnya genangan air di Desa Besilam, sedangkan pembersihan manual belum mampu memberikan hasil yang efisien dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan mesin pembersih drainase berbasis teknologi tepat guna serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengoperasian dan pemeliharaannya. Program dilaksanakan melalui identifikasi kebutuhan mitra, persiapan teknologi, sosialisasi, demonstrasi, praktik lapangan, pendampingan, dan evaluasi deskriptif menggunakan observasi, wawancara, diskusi, serta dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mesin mampu mengangkat sampah organik, sampah anorganik, dan endapan lumpur yang menghambat aliran. Pascapembersihan, kondisi saluran teramati lebih bersih dan aliran air lebih lancar. Masyarakat dan perangkat desa mampu memahami tahapan pengoperasian, keselamatan kerja, perawatan rutin, serta pengelolaan residu hasil pembersihan. Program juga mendorong komitmen mitra untuk menyusun jadwal pemeliharaan berkala dan memperkuat gotong royong. Penerapan teknologi tepat guna yang disertai transfer keterampilan dan penguatan tata kelola lokal berpotensi menjadi model pemeliharaan drainase desa yang lebih efektif dan berkelanjutan.
References
[1] Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Risiko Bencana Indonesia. Jakarta: BNPB, 2021.
[2] Suripin. Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. Yogyakarta: Andi Offset, 2019.
[3] Kodoatie, Robert J., dan Roestam Sjarief. Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu. Yogyakarta: Andi Offset, 2018.
[4] Maryono, Agus. Drainase Perkotaan Berwawasan Lingkungan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2017.
[5] Nugroho, S. P. “Analisis Penyebab Banjir pada Kawasan Permukiman.” Jurnal Teknik Sipil 27, no. 2 (2020): 85–92.
[6] World Bank. Urban Flood Risk Management. Washington, DC: World Bank Publications, 2018.
[7] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI, 2020.
[8] Rahman, A., dan D. Putra. “Efektivitas Metode Pembersihan Drainase Manual dan Mekanis.” Jurnal Rekayasa Lingkungan 15, no. 1 (2019): 45–52.
[9] Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Strategi Nasional Pengelolaan Drainase dan Pengendalian Banjir. Jakarta: Bappenas, 2021.
[10] Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Panduan Penerapan Teknologi Tepat Guna di Desa. Jakarta: Kemendes PDTT, 2022.






