PELATIHAN PUBLIC SPEAKING UNTUK PEMANDU WISATA DI DESA WISATA JAGALAN YOGYAKARTA
Keywords
Pemandu Wisata, Public Speaking, Experiential Learning, Storytelling, Desa Wisata.Abstract
Sektor pariwisata berbasis masyarakat (Community-Based Tourism/CBT) menempatkan pemandu wisata lokal sebagai elemen krusial dalam memberikan pelayanan serta membangun citra destinasi. Namun, keterbatasan keterampilan komunikasi publik dan penguasaan bahasa sering kali menjadi kendala utama pemandu wisata dalam menyampaikan informasi secara persuasif dan profesional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menguraikan pentingnya pelatihan public speaking bagi pemandu wisata di Desa Wisata Jagalan, Yogyakarta. Metode pelaksanaan merujuk pada pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang mengombinasikan pemaparan teori, simulasi mandiri, serta evaluasi interaktif. Materi pelatihan mencakup teknik dasar public speaking, komunikasi lintas budaya (high-context dan low-context), storytelling berstruktur, serta teknik penanganan pertanyaan (Handling Questions/PAR Technique). Hasil dari sintesis pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kepercayaan diri, kelancaran vokal, tata bahasa, dan kemampuan interaksi dua arah dengan wisatawan. Pelatihan ini terbukti efektif sebagai model pengembangan kompetensi sumber daya manusia pariwisata secara berkelanjutan.
References
[1] Andy, et al. (2018) Pelatihan Berbahasa Inggris Dengan Drilling dan Repetition Bagi Karang Taruna Desa Jedong. Jurnal Martabe: Malang
[2] Asrofi, M. G. et al., (2025). Public Speaking Clinic for Tour Guides: A Community Service Program in Matano Iniaku Tourism Village in Collaboration with PT. Dialogika Pesona Indonesia. Mekongga: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 55-63.
[3] Herbein, E. et al. (2017). Fostering elementary school children’s public speaking skills: A randomized controlled trial. June 2016, 0–2. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2017.10.008
[4] Kurniawan, A. C. et al., (2024). Pelatihan English Public Speaking bagi Pemandu Wisata di Desa Wisata Alamendah Bandung. IKRA-ITH ABDIMAS, 8(2), 76-82.
[5] Putri, I. A. G. V. et al., (2019). Pelatihan Public Speaking Bagi Pemandu Wisata di Bali. Widyabhakti: Jurnal Ilmiah Populer, 2(1), 105-111.
[6] Rusmiati (2022). Narrative paragraph composition: A description of EFL learners' proficiency in using past tense. Jurnal Visi Ilmu Pendidikan, 14(1), 20–27. doi.org
[7] Saidalvi, A. (2019). Online Peer Motivational Feedback in a Public Speaking Course. GEMA Online® Journal of Language Studies, 19(4)(November), 258–277. https://doi.org/http://doi.org/10.17576/gema-2019-1904-14
[8] Sardiman. A.M., (2004). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo.
[9] Wahab, S., (2003), Manajemen Kepariwisataan, Jakarta: Pradnya Paramitha.






