Penerapan Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Insinerator Sederhana Dalam Mendukung Lingkungan Kawasan Wisata Tanjung Gading
Keywords
Pengelolaan Sampah Terpadu, Insinerator Sederhana, Teknologi Tepat Guna, Pengabdian MasyarakatAbstract
Tanjung Gading adalah kawasan wisata yang dikelola oleh Kelompok Pariwisata Desa (Pokdarwis) dan Kelompok Usaha Kehutanan Sosial (KUPS) di Desa Karang Joang, Kota Balikpapan. Namun, pengelolaan sampah masih belum optimal karena sampah umumnya hanya dikumpulkan dan diangkut keluar kawasan tanpa pengolahan. Kondisi tersebut meningkatkan biaya operasional pengangkutan dan berpotensi menurunkan kualitas lingkungan wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu berbasis insinerator sederhana serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi permasalahan, observasi lapangan, perancangan dan pembuatan insinerator, sosialisasi pengelolaan sampah, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menghasilkan satu unit insinerator sederhana berbasis double barrel system untuk mengolah sampah residu. Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terkait pengelolaan sampah dan penggunaan insinerator. Program ini mendukung pengurangan volume sampah serta menciptakan lingkungan wisata yang lebih bersih, nyaman, dan berkelanjutan.
References
Gucella, Alya Qoiri, Honneyfah Nurrahmat, Aleyna Marhaeni Rohmahardewi, et al. “Inovasi Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan Melalui Teknologi Incinerator di Desa Kedokan Bunder: Program Pengabdian Masyarakat.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka 4, no. 1 (2025): 727–33. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i1.513.
Inayah, Husnul, and Asti Istiqomah. Nilai Ekonomi Sampah di Kawasan Wisata Pantai Tanjung Bira, Sulawesi Selatan (Economic Value of Waste at Tanjung Bira Beach, South Sulawesi). 26, no. 1 (2021): 159–66. https://doi.org/10.18343/jipi.26.1.159.
Yulian, Junaidi, Suhendra Ahmad Adi, and Indahsari Siti Rachmi. “Pendekatan Partisipatif Dalam Program Bahari Sembilang Mandiri Sebagai Upaya Peningkatan Inisiatif Lokal.” Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian 1, no. 7 (2022): 496–504. https://doi.org/10.58344/locus.v1i7.168.






