Membangun Resiliensi Remaja Melalui Penguatan Kemampuan Manajemen Stres Dalam Menghadapi Tekanan Akademik Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama
Keywords
remaja, stress akademik, manajemen stress, resiliensiAbstract
Stres akademik merupakan salah satu permasalahan yang dapat dialami remaja akibat tuntutan pembelajaran dan tekanan akademik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan resiliensi remaja melalui penguatan kemampuan manajemen stres dalam menghadapi tekanan akademik pada siswa SMP Negeri 2 Abepura, Kota Jayapura. Kegiatan dilaksanakan pada 41 siswa melalui edukasi menggunakan video edukatif, pelatihan teknik relaksasi melalui ice breaking anti stres, permainan edukatif tebak ekspresi emosi, serta pemberian leaflet sebagai media penguatan pesan edukasi. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan. Perubahan skor pengetahuan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil menunjukkan bahwa siswa dengan pengetahuan kategori baik meningkat dari 36 siswa (87,8%) sebelum kegiatan menjadi 39 siswa (95,1%) sesudah kegiatan. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 10,0 ± 1,80 menjadi 10,8 ± 0,79, dengan hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang bermakna (p<0,001). Kegiatan penguatan kemampuan manajemen stres melalui pendekatan edukatif dan partisipatif dapat membantu meningkatkan pengetahuan siswa mengenai stres akademik dan strategi pengelolaannya sebagai bagian dari upaya membangun resiliensi remaja.
References
Harnawati, R. A. (2023). Penerapan manajemen stres untuk mengelola stres pada remaja. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, 11(2), 117–122.
Hendriani, W. (2018). Resiliensi psikologis: sebuah pengantar. Kencana.
Isroani, F., Mahmud, S., Qurtubi, A., Pebriana, P. H., Karim, A. R., Yuwansyah, Y., Yetti, R., Kessi, A. M. F., & Aminah. (2023). Psikologi Perkembangan. LovRinz Publishing.
Khoirini, F. N., & Mundzir, I. (2023). Edukasi Dan Pelatihan Manajemen Stres Pada Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Untuk Mengurangi Stres Akademik. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 85–93.
Mansyur, A. I., Wahyuni, E., & Fitri, S. (2022). Analisis kebutuhan aplikasi untuk mengelola stres akademik siswa Sekolah Menengah Atas. Jurnal Sains Sosio Humaniora, 6(1), 248–258.
Mentari, A. Z. B., Liana, E., & Pristya, T. Y. R. (2020). Teknik manajemen stres yang paling efektif pada remaja: Literature review. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 12(4), 191–196.
Putri, A. E., & Laeli, S. (2024). Membangun resiliensi sepanjang rentang kehidupan: strategi menghadapi tantangan dan tekanan. Karimah Tauhid, 3(6), 6846–6854.
Riskesdas, K. (2018). Hasil Utama Riset Kesehata Dasar (RISKESDAS). Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical, 44(8), 1–200. https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201
Risnawati, E., Kartiningtyas, R., & Aqmarina, F. N. (2023). “ Let Your Stress Go and Be t he Winner!” Pelatihan Manajemen Stres Bagi Siswa dalam Menhadapi Ujian. Jurnal Abdi Masyarakat, 8(2), 149–155.
Rosana, D. S., Saripah, I., Nadhirah, N. A., & Indonesia, U. P. (2023). Resiliensi Remaja Dalam Menghadapai Stres Akademik Di Sekolah. Jurnal Al-Taujih, 9(2), 112–122.
Safira, L., & Hartati, M. T. S. (2021). Gambaran stres akademik siswa SMA negeri selama pembelajaran jarak jauh (PJJ). Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 8(1), 125–136.
Sari, B. M. M., Herlina, L., Arigi, L. A. G., & Irawati, D. (2025). Hubungan Tingkat Stres Akademik Terhadap Kualitas Tidur Siswa Dan Siswi Kelas IX SMP Negeri 6 Mataram. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 5938–5946.
Soeli, Y. M., Yusuf, M. N. S., & Lakoro, D. D. K. (2021). Tingkat Stres Siswa Pada Sekolah yang Menerapkan Sistem Full Day School. Jambura Nursing Journal, 3(1), 1–11. https://doi.org/10.37311/jnj.v3i1.9822






