Peningkatan Pengetahuan Layanan Industri Halal Sektor Food and Beverage pada Pelaku UMKM Desa Wisata Temajuk, Kecamatan Paloh
Keywords
Desa Wsiata, Food and Beverage, Industri Halal, UMKM, Pelayanan PrimaAbstract
Abstract: Desa Wisata Temajuk di Kabupaten Sambas semakin ramai dikunjungi wisatawan muslim, termasuk wisatawan dari negara Malaysia, sehingga kebutuhan terhadap produk dan layanan makanan-minuman yang sesuai prinsip syariah menjadi semakin penting. Sebagian besa pelaku UMKM setempat, khusunya terdapat 28 usaha yang terdiri dari usaha rumah makan, warung makan dan kafe masih memiliki keterbatasan pengetahuan, akses informasi, serta pengalaman pelatihan terkait industri halal sektor food and beverage (F&B). Layanan kepada wisatawan juga belum sepenuhnya selaras dengan standar pelayanan prima dan etika layanan yang sesuai syariat islam. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman mitra mengenai konsep dan titik kritis kehalalan, mendorong penerapan Sistem Jaminan Halal (SJH) sederhana, serta memperkuat praktik pelayanan prima yang memperhatikan preferensi wisatawan muslim. kegiatan dilaksankan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan (sosialisasi, pendampingan, dan simulasi layanan), serta evaluasi dengan preptest dan post-test pada 15 peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman: peserta yang pernah mendengar produk industri halal naik dari 33,33% menjadi 100%; dan pemahaman konsep halal beserta titik kritisnya naik dari 33,33% menjadi 93,33%. Temuan ini menegaskan bahwa pendampingan terstruktur dapat memperkuat kapasitas UMKM F&B di destinasi wisata perbatasan.
References
Azizah, N., Rizkinnikmatussolihah, M., & Santoso, M. A. (2022). Perkembangan industri halal di Indonesia. Journal of Islamic Economics Studies and Practices, 1(2), 219–233.
Fitrian, K., Husni, H., & Siahaan, S. (2020). Penilaian daya tarik objek wisata pantai di Desa Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Jurnal Hutan Lestari, 8(1), 171–179. https://doi.org/10.26418/jhl.v8i1.39392
Harfaz, M. H. H., Naufal, D. Z., Berliana, S., Febrianty, S., Budilaksono, S., Kencana, W. H., & Gantina, D. (2023). Strategi pengembangan UMKM desa wisata. Dalam Prosiding Seminar Nasional Dies Natalis Universitas Atma Jaya Yogyakarta (Vol. 57).
Hartini, H., & Malahayatie, M. (2024). Implikasi sertifikat halal dalam manajemen bisnis industri makanan dan minuman. Great: Jurnal Manajemen dan Bisnis Islam, 1(2), 116–129. https://doi.org/10.62108/great.v1i1.688
Juwairiyah. (2024, Juli 20). Peran krusial desa wisata dalam pertumbuhan ekonomi daerah. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/juwairiyahbgt1826/669a924934777c756d147db2/peran-krusial-desa-wisata-dalam-pertumbuhan-ekonomi-daerah
Mustajab, R. (2023, September 25). Industri makanan dan minuman tumbuh 4,62% pada kuartal II 2023. DataIndonesia.id. https://dataindonesia.id/industri-perdagangan/detail/industri-makanan-dan-minuman-tumbuh-462-pada-kuartal-ii2023
Rosalina, T., Evita, R., Mutiaraningrum, I., Fatihah, N. A., & Sabahan. (2022). Pelatihan penerapan Cleanliness, Healthy, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) pada homestay di Desa Temajuk wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Jurnal Pengabdian Mandiri, 1(2), 323–332.
https://bajangjournal.com/index.php/JPM/article/view/1570
Rosalina, T., Muslimin, M., Ambo, R., & Purnamasari, W. (2024). Community-based homestay management strategy in meeting the need for halal accommodation facilities in the tourism villages of Sambas Regency, West Kalimantan Province. Halalan Thayyiban: Jurnal Kajian Manajemen Halal dan Pariwisata Syariah, 8(2), 101–119.
Sobirin, Buwono, S., & Anasi, P. T. (2024). Geographical analysis of Temajuk tourist village destinations. Georeference: Jurnal Kajian Ilmu dan Pembelajaran Geografi, 2(2), 89–100. https://doi.org/10.26418/gr.v2i2.78613
Universitas Airlangga. (2022, November 16). Malaysia negara multi-etnis dan multi-agama. https://unair.ac.id/post_fetcher/fakultas-kedokteran-hewan-malaysia-negara-multi-etnis-dan-multi-agama/






