PENGARUH PERAN GANDA DAN BEBAN KERJA TERHADAP WORK- LIFE BALANCE DOSEN DI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

  • Nur Hikmah Prodi Manajemen, Fakulta Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar
  • Anwar Anwar Prodi Manajemen, Fakulta Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar
  • Tenri Sayu Puspitaningsih Dipoatmodjo Prodi Manajemen, Fakulta Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar
  • Rahmat Riwayat Abadi Prodi Manajemen, Fakulta Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar

Keywords

Peran Ganda, Beban Kerja, Work Life-Balance, Dosen

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran ganda dan beban kerja terhadap work life-balance dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Populasi penelitian adalah seluruh dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling, sehingga setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi sampel. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 133 responden yang merupakan dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda untuk menguji pengaruh peran ganda dan beban kerja terhadap work life-balance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran ganda berpengaruh negatif dan signifikan terhadap work life-balance dosen. Sementara itu, beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap work life-balance. Namun, secara simultan peran ganda dan beban kerja berpengaruh signifikan terhadap work life-balance. Temuan ini menunjukkan bahwa tuntutan peran ganda menjadi faktor penting yang memengaruhi keseimbangan kehidupan kerja dosen.

References

[1] Abdullah, M. (2015). Metodologi penelitian kuantitatif. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

[2] Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2021). Pedoman Beban Kerja Dosen (BKD). Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

[3] Greenhaus, J. H., & Beutell, N. J. (1985). Sources of conflict between work and family roles. Academy of Management Review, 10(1), 76–88.

[4] Hart, S. G., & Staveland, L. E. (1988). Development of NASA-TLX (Task Load Index): Results of empirical and theoretical research. In P. A. Hancock & N. Meshkati (Eds.), Human mental workload (pp. 139–183). Amsterdam: North-Holland Press.

[5] Hasibuan, M. S. P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara.

[6] Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Jakarta: Kemendikbud.

[7] Meilanti, S., Marsha, G. C., & Ariani, L. (2025). Pengaruh beban kerja terhadap work life balance pada pegawai kontrak. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(5), 531–542.

[8] Republik Indonesia. (2005). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Jakarta: Sekretariat Negara.

[9] Sugiyono. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

[10] Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

[11] Undang-Undang Republik Indonesia. (2005). Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

2026-03-17