ANALISIS LITERASI KEUANGAN PETANI KAKAO TERHADAP KESEJAHTERAAN USAHA TANI

  • Ayu Kartini Parawansa Universitas Muslim Indonesia
  • Annisa Paramaswary Aslam Universitas Negeri Makassar

Keywords

Literasi Keuangan, Ekonomi Pertanian, Petani Kakao, Kesejahteraan Petani, Pengelolaan Keuangan Usaha Tani

Abstract

Sektor pertanian merupakan salah satu sektor penting dalam perekonomian Indonesia karena berperan dalam menyediakan lapangan pekerjaan, sumber pendapatan masyarakat pedesaan, serta ketahanan pangan nasional. Salah satu komoditas perkebunan yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah adalah kakao, khususnya di Sulawesi Selatan. Namun demikian, petani kakao masih menghadapi berbagai permasalahan seperti rendahnya produktivitas, keterbatasan akses permodalan, serta rendahnya kemampuan dalam mengelola keuangan usaha tani. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan petani masih relatif rendah sehingga mempengaruhi kesejahteraan ekonomi rumah tangga petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan usaha tani serta kesejahteraan petani kakao. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei terhadap 120 petani kakao di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan pengelolaan keuangan usaha tani serta peningkatan kesejahteraan petani. Petani dengan tingkat literasi keuangan yang lebih baik cenderung mampu melakukan pencatatan keuangan, pengelolaan modal usaha, serta pengambilan keputusan ekonomi secara lebih rasional. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan menjadi strategi penting dalam mendukung keberlanjutan ekonomi pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani.

References

[1] Ayu, K., Parawansa, I., Elviani, F., Purnamasari, S. P., Mailidarni, N., Tp, S., Olivina, M. T., Messakh, S., Ruhalena, I., Frisella, E., Fauziah, S. P. A., Setiawan, M. S. R., Nikodemus, S. S., Nainiti, P. P. E., Puryani, S., Elfarisna, I., & Si, M. (2025). TEKNOLOGI BUDIDAYA TANAMAN: INOVASI DAN PRAKTIK TERBAIK.

[2] Kartini Parawansa, A., Paramaswary Aslam, A., & McMahon, P. J. J. (2025). Influences of Environmental Knowledge and Gender on Sustainable Agricultural Practices among Mixed-Cropping Cacao Farmer Communities in Sulawesi. International Journal of Agriculture and Natural Resources, 52(2). https://doi.org/10.7764/ijanr.v52i2.87372

[3] McMahon, P. J., Susilo, A. W., Parawansa, A. K., Bryceson, S. R., Nurlaila, Mulia, S., Saftar, A., Purwantara, A., bin Purung, H., Lambert, S., Guest, D. I., & Keane, P. J. (2018). Testing local cacao selections in Sulawesi for resistance to vascular streak dieback. Crop Protection, 109, 24–32. https://doi.org/10.1016/j.cropro.2018.02.026

[4] Musa, M. I., Aslam, A. P., Aswar, N. F., Syahrul, K., & Parawansa, J. M. (2024). A Financial Playbook for Making Investment Decisions. Media Ekonomi Dan Manajemen, 39(1), 115–131.

[5] Parawansa, A. (2025). INDUSTRI KAKAO INDONESIA: POTENSI, TANTANGAN, DAN STRATEGI PENGEMBANGAN. Tahta Media.

[6] Parawansa, A. K., Bryceson, S., Vandermark, E., Firmansyah, A. P., Purwantara, A., McMahon, P. J., & Keane, P. J. (2022). Severity and changed symptoms of vascular streak dieback caused by Ceratobasidium theobromae in several cocoa (Theobroma cacao) clones in Sulawesi, Indonesia. Tropical Plant Pathology, 47(6), 754–769. https://doi.org/10.1007/s40858-022-00526-9

[7] Parawansa, A. K., McMahon, P. J., Aslam, A. P., Aslam, A. Y. Z. A., & Sombeng, A. R. H. (2025). Extension on Symptom and Control of VSD Disease on Cocoa. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(1), 176–180. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v9i1.21828

[8] Tama, R. A. Z., Ying, L., Yu, M., Hoque, M. M., Adnan, K. M., & Sarker, S. A. (2021). Assessing farmers’ intention towards conservation agriculture by using the Extended Theory of Planned Behavior. Journal of Environmental Management, 280, 111654. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2020.111654

2026-03-17