SINERGITAS STAKEHOLDER DALAM PENYELENGGARAAN POSYANDU BALITA: UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT

  • Echa Noviana Prodi Ilmu Administrasi Negara, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mataram
  • Dhea Chandra Dewi Prodi Ilmu Administrasi Negara, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mataram
  • Nidya Putri Sahida Prodi Ilmu Administrasi Negara, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mataram
  • Vidya Yanti Utami Prodi Ilmu Administrasi Negara, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mataram

Keywords

Sinergitas Stakeholder, Posyandu Balita, Partisipasi Masyarakat, Pelayanan Publik, Tata Kelola Pelayanan

Abstract

Keberhasilan penyelenggaraan Posyandu Balita tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan layanan kesehatan, tetapi juga oleh sinergitas stakeholder dalam mendorong partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis sinergitas stakeholder dalam penyelenggaraan Posyandu Balita serta implikasinya terhadap partisipasi masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas tenaga kesehatan, bidan desa, kader Posyandu, pemerintah dusun, dan masyarakat yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergitas stakeholder terbangun melalui komunikasi yang efektif, umpan balik yang cepat, kepercayaan, dan kreativitas. Keempat indikator tersebut saling memperkuat koordinasi dan kerja sama antar-stakeholder sehingga penyelenggaraan Posyandu berlangsung lebih efektif serta berdampak pada meningkatnya partisipasi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergitas stakeholder merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan Posyandu Balita dan dapat menjadi acuan bagi penguatan tata kelola pelayanan kesehatan di tingkat desa.

References

[1] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Transformasi layanan primer Kemenkes focus pada pencegahan di Puskesmas dan Posyandu.

[2] Laksono, A. D., dkk. (2024). Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Daerah Tertinggal, Perbatasan, dan Kepulauan.

[3] Alifia, K., Nisahika, G., Zamzami, H. A. T., Tampubolon, H., Daeli, I., Zulfa, F. L., & Katmawati, S. (2021). Posyandu sebagai wadah pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Prosiding Seminar Nasional Starwars IKM UM

[4] Istikhomah, H., Sumantri, & Utami, L. D. (2018). Gambaran pelaksanaan kegiatan posyandu di Desa Ngering Kecamatan Jogonalan Kabupaten Klaten. Jurnal Kebidanan Indonesia, 6(1)

[5] Sedana, I. D. G. P., Kariyana, I. M., Permini, N. L. P. E., & Saputri, N. W. A. D. (2024). Peran posyandu dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di Jurang Asri Desa Peguyangan Kangin Denpasar. Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial, 1(1), 27–33.

[6] Lubis, I., Rahayu, S., Syafira, L. T., Friska, M., Sinaga, M., Khailila, R., Ananda, R., & Karera, A. I. (2025). Peran Kader Posyandu dalam Meningkatkan Partisipasi Ibu Balita. JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 6(1)

[7] Umasangaji, M. Isnain. (2016). Partisipasi masyarakat pada program Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Desa Waitina Kecamatan Mangoli Timur. Jurnal Holistik, 18, 1–22.repository.unair

[8] Ulpina, Affrian, R., Baihaqi, A., & Studi Administrasi Publik Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai, P. (2025). Efektivitas Pelaksanaan Program Posyandu Remaja Di Desa Ju’uh Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan. Jurnal Pelayanan Publik, 2(4)

[9] Rianda, S., Simanullang, A., Wahab, A., & Siahaan, P. B. C. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi kegiatan Posyandu balita di Desa Kabupaten Deli Serdang. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 1433–1441. https://doi.org/10.31004/prepotif.v7i1.12095

[10] Sukmawati, A., Ifayanti, H., & Utami, I. T. (2026). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan balita di Posyandu Karya Bhakti wilayah kerja Puskesmas Paduan Rajawali Kabupaten Tulang Bawang. Klinik: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan, 5(2)

[11] Ginting, M. C., & Sagala, L. (2020). Pengaruh modal intelektual terhadap nilai perusahaan (studi kasus pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2017–2019). Jurnal Manajemen,6(2)

[12] Mashita, S. M., Rostyaningsih, D., & Lestari, H. (2023). Sinergitas Stakeholder dalam program Kampung Tematik Kuliner di Kelurahan Jatingaleh Kota Semarang. Journal of Public Policy & Management, 12(2)

[13] Riska. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat di Posyandu [Skripsi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar]. Repository Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar. https://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/.

[14] Putri, D. A. V. S. (2025). Partisipasi masyarakat dalam program Posyandu sebagai upaya mengoptimalkan pelayanan kesehatan desa (Studi pada Desa Jeblog Kecamatan Talun) [Skripsi, Universitas Islam Balitar]. Repository Universitas Islam Balitar. https://repository.unisbablitar.ac.id/id/eprint/1356/

[15] Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative Governance in Theory and Practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571.

[16] Emerson, K., Nabatchi, T., & Balogh, S. (2012). An Integrative Framework for Collaborative Governance. Journal of Public Administration Research and Theory, 22(1), 1–29.

[17] Maulana, S., Kagungan, D., & Prihantika, I. (2022). Sinergitas pelaksanaan program Smart Village di Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran. Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik, 4(1), 101–113

[18] Siregar, E. Z. (2020). Partisipasi masyarakat dalam pemberdayaan lingkungan. Jurnal At-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, 3(1).

[19] Cohen, J. M., & Uphoff, N. T. (1980). Participation's Place in Rural Development: Seeking Clarity Through Specificity. World Bank.

[20] Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

[21] Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif (Edisi ke-3). Alfabeta.

[22] Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

[23] Sabila, S. Z., Sutarjo, & Santika, T. (2025). Strategi komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kader dalam meningkatkan partisipasi masyarakat di Posyandu Virgo 6 Kabupaten Bekasi. Comm-Edu (Community Education Journal), 8(3), 716–720. https://doi.org/10.22460/comm-edu.v8i3.28915

[24] Putri, A. (2025). Pola komunikasi kader Posyandu dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada program perbaikan gizi (Studi deskriptif di Dusun Tessa, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara) [Skripsi, Universitas Malikussaleh]. RAMA Repository Universitas Malikussaleh. https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/13802/

[25] Orianti, W. O. S., Hasanbasri, M., & Utarini, A. (2020). Responsiveness sisi kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan (Health responsiveness in district in providing health services to the community). Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 23(3), 101–107.

[26] Agustin, R. A., Khamini, S. I., Dayatri, N. M., Andini, S. A., Hermawan, A. S., & Rudiana. (2025). Pelayanan publik bidang kesehatan di Desa Cibiru Wetan: Tanggapan dan persepsi masyarakat. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(2), 6157–6163.

[27] Destiana, A. R. (2026). Pengaruh pembangunan kepercayaan, dialog tatap muka, komitmen proses, serta pemahaman bersama dan hasil awal terhadap keberhasilan tata kelola kolaboratif di seluruh kelurahan Kota Banjarbaru. Universitas Lambung Mangkurat.

[28] Anggraeny, C. (2013). Inovasi pelayanan kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Puskesmas Jagir Kota Surabaya. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik, 1(1), 85–93. Universitas Airlangga. https://journal.unair.ac.id/filerPDF/11%20Cindy_KMP%20V1%20N1%20Jan-April%202013.pdf

[29] Baskila, N. A., Farisni, T. N., Fitriani, & Jihad, F. F. (2023). Pemanfaatan inovasi pelayanan kesehatan Mobile JKN pada masyarakat di Kota Meulaboh. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 2859–2870. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i3.17914

2026-07-26